
DKI Jakarta Juara Umum PON Bela Diri Kudus 2025
Kontingen DKI Jakarta berhasil meraih gelar juara umum dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri Kudus 2025. Mereka mengumpulkan total 99 medali, yang terdiri dari 42 medali emas, 27 medali perak, dan 30 medali perunggu. Keberhasilan ini membuat DKI Jakarta menyalip kontingen Jawa Barat, yang sebelumnya dianggap sebagai favorit juara.
Penyelenggaraan PON Bela Diri Kudus 2025 berlangsung selama tiga hari, yaitu pada tanggal 24 hingga 26 Oktober 2025, dengan pertandingan yang melibatkan cabang olahraga seperti ju-jitsu, karate, dan wushu. Acara ini diselenggarakan di Djarum Arena, Kaliputu, Kudus, Jawa Tengah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Wakil Ketua Umum KONI DKI Jakarta Fatchul Anas menjelaskan bahwa kontingen DKI Jakarta terdiri dari 138 atlet dan 45 ofisial. Setelah hanya finis di posisi kedua pada PON Aceh-Sumut 2024, KONI DKI Jakarta langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua cabang olahraga (cabor) dan menyiapkan program latihan intensif selama setahun.
Atlet DKI Jakarta yang dibawa adalah kombinasi antara atlet lapis pertama dan kedua. Sejumlah atlet andalan yang tergabung dalam tim nasional tidak diboyong karena sedang mempersiapkan diri untuk SEA Games 2025 Bangkok, Thailand.
"Kami memang mencanangkan untuk juara umum di sini. Dan cabor-cabor yang dipertandingkan pada PON kali ini adalah cabor-cabor unggulan DKI Jakarta," kata Anas. Ia juga menyebut bahwa seluruh cabor di PON Bela Diri Kudus 2025 membutuhkan peningkatan jam terbang dan kompetisi.
Prestasi Atlet Jawa Timur
Catatan gemilang juga ditorehkan oleh kontingen Jawa Timur (Jatim) pada cabor wushu. Muhammad Daffa "Golden Boy" Hidayatullah dan Jennifer Tjahyadi menjadi atlet wushu andalan Jatim yang berhasil menyumbangkan medali emas.
"Saya tentu sangat bangga bisa memberikan yang terbaik untuk Jawa Timur dengan meraih tiga medali emas dari tiga nomor yang saya ikuti," ujar Jennifer. Daffa menimpali, "Alhamdulillah hasil ini berkat doa dari orangtua, dukungan pelatih serta perhatian dan dukungan dari pengurus KONI Jatim yang terus mendampingi sejak proses latihan hingga pertandingan."
Daffa merebut emas di nomor qiang shu putra sedangkan Jennifer memastikan kemenangan di nomor daoshu putri. Jika ditotal, Daffa-Jennifer menyumbang tiga medali emas yang menjadikan mereka sebagai atlet peraih medali emas terbanyak sepanjang PON Bela Diri Kudus 2025 bersama Lawrence Dean Kurnia.
Nama terakhir merupakan atlet wushu DKI Jakarta yang meraih medali emas di nomor nanquan, nandao, dan nangun.
Evaluasi Penyelenggaraan
Sementara itu, ketua panitia pelaksana PON Bela Diri Kudus 2025 Ryan Gozali bersyukur atas kesuksesan penyelenggaraan ajang multicabang olahraga yang diikuti 2.645 atlet tersebut. Ia berharap kenangan dan kemenangan manis para atlet kian memotivasi mereka untuk berlatih lebih keras guna meraih prestasi tertinggi di masa mendatang.
Selain itu, Ryan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus serta masyarakat setempat yang memberikan dukungan luar biasa. Ia optimistis, gelaran ajang multicabor skala nasional ini dapat mendorong "sport tourism". Ujungnya, roda perekonomian masyarakat Kudus semakin berputar.
"Selaras dengan misi Pemkab Kudus yang menggiatkan sport tourism bagi kota ini, kehadiran acara ini diharapkan berdampak positif baik dari sisi ekonomi maupun pembangunan sumber daya masyarakat. Selama penyelenggaraan, berbagai lini bisnis Kudus berputar cukup kuat seperti tingginya okupansi hotel, ramainya tempat wisata hingga rumah makan dan restoran yang dipadati pengunjung. Semoga masyarakat Kudus dapat merasakan manfaat besar dari kegiatan ini," kata Ryan.
Harapan Masa Depan
Sedangkan Ketua KONI Pusat Marciano Norman berharap kolaborasi KONI Pusat dan Djarum Foundation dapat berlanjut pada penyelenggaraan PON Bela Diri 2027. Menurutnya hal itu menjadi wujud nyata komitmen untuk mendorong kemajuan, memperluas partisipasi dan memperkuat ekosistem pengembangan olahraga bela diri di Tanah Air.
"Di sini nanti, satu hari, Kudus menjadi rumahnya cabang olahraga bela diri Indonesia," katanya.
Di sisi lain, Marciano menilai, Djarum Arena yang digunakan sebagai lokasi pertandingan 10 cabor bela diri selama 16 hari terakhir, sangat representatif. Namun, pihaknya akan melakukan sejumlah penyesuaian di masa mendatang agar khalayak dapat lebih leluasa menyaksikan jalannya pertandingan.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya membuka akses yang lebih luas bagi warga Kudus dan sekitarnya untuk menonton, tetapi juga memungkinkan mereka menikmati suasana acara melalui berbagai hiburan serta ragam kuliner khas lokal yang tersedia di sekitar arena.
Adapun, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menyebut pintu "Kota Kretek" akan selalu terbuka dengan berbagai kegiatan olahraga baik skala nasional maupun internasional.
"Kehadiran para atlet, ofisial serta penonton dari berbagai daerah di Kabupaten Kudus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Sektor UMKM, perhotelan, hingga jasa transportasi, turut merasakan manfaatnya. Ini merupakan karunia yang luar biasa. Harapannya, penyelenggaraan PON Bela Diri di Kabupaten Kudus pada 2027 dapat berlangsung lebih baik dan lebih sempurna," ucap Sam'ani.
Daftar Kontingen Peraih Medali
Berikut adalah daftar 10 besar kontingen peraih medali dalam PON Bela Diri Kudus 2025:
| Posisi | Kontingen | Medali Emas | Medali Perak | Medali Perunggu | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | DKI Jakarta | 42 | 27 | 30 | 99 |
| 2 | Jawa Barat | 35 | 18 | 38 | 91 |
| 3 | Jawa Timur | 32 | 17 | 13 | 62 |
| 4 | Jawa Tengah | 25 | 34 | 51 | 110 |
| 5 | Kalimantan Timur | 16 | 15 | 32 | 63 |
| 6 | Bali | 15 | 12 | 17 | 44 |
| 7 | Sumatera Utara | 8 | 16 | 31 | 55 |
| 8 | Sumatera Barat | 7 | 9 | 9 | 25 |
| 9 | Nusa Tenggara Barat | 6 | 5 | 3 | 14 |
| 10 | Lampung | 5 | 5 | 10 | 20 |