
Pertumbuhan Sektor Kuliner di Indonesia
Dalam beberapa tahun terakhir, sektor kuliner menjadi salah satu bidang usaha yang paling berkembang pesat di Indonesia. Perubahan permintaan konsumen, meningkatnya preferensi terhadap makanan praktis namun berkualitas, serta persaingan yang semakin ketat membuat para pelaku usaha harus mampu beradaptasi dengan cepat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Di tengah dinamika tersebut, berbagai data dan tren menunjukkan bahwa industri makanan dan minuman tidak hanya menawarkan peluang besar, tetapi juga menuntut strategi yang lebih matang bagi para pelaku UMKM untuk dapat mempertahankan usahanya. Di tengah pertumbuhan pesat industri makanan dan minuman nasional, pelaku UMKM kuliner Indonesia menghadapi tantangan untuk tetap relevan di tengah perubahan tren dan peningkatan biaya bahan baku.
Berdasarkan data Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN), terdapat 6,4 juta unit usaha di sektor penyediaan makanan dan minuman hingga akhir 2024, sementara data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah usaha penyediaan makanan dan minuman termasuk restoran, rumah makan, dan katering mencapai 4,85 juta usaha pada 2023, meningkat lebih dari 21% dibandingkan tahun 2016.

Angka ini menunjukkan potensi ekonomi kuliner yang sangat besar, namun juga menegaskan pentingnya inovasi, efisiensi produksi, dan konsistensi kualitas agar pelaku usaha dapat terus bersaing di tengah pasar yang dinamis. Melihat peluang dan dinamika tersebut, Dairy Champ kembali hadir di SIAL Interfood 2025 sebagai mitra strategis bagi UMKM kuliner Indonesia, membawa rangkaian produk kental manis dan susu evaporasi yang praktis, mudah diolah, serta mampu menjaga kualitas rasa untuk mendukung pertumbuhan bisnis makanan dan minuman yang lebih inovatif dan kompetitif.
Selama tiga tahun terakhir, partisipasi di SIAL Interfood terbukti menjadi langkah efektif dalam memperkuat Dairy Champ di industri makanan dan minuman Indonesia. Berdasarkan data internal, pada partisipasi pertama, hanya sekitar 5% pengunjung booth yang mengenal Dairy Champ. Namun pada tahun kedua, angka tersebut melonjak menjadi lebih dari 25%, bahkan membawa Dairy Champ meraih “Best Booth Award”.
CEO PT Etika Beverages Indonesia, Airil Haidi Ahmad Rafiae, mengungkapkan bahwa Dairy Champ selalu berkomitmen untuk menjadi bagian dari perjalanan pertumbuhan UMKM kuliner Indonesia. “Kami percaya bahwa kekuatan industri kuliner nasional terletak pada kemampuan pelaku usaha untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas. Melalui partisipasi di SIAL Interfood 2025, kami ingin mempertegas peran Dairy Champ sebagai mitra yang menghadirkan produk berkualitas dan solusi nyata bagi para pelaku bisnis makanan dan minuman di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar ajang pameran, partisipasi Dairy Champ juga menjadi strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi sebagai mitra pertumbuhan UMKM kuliner Indonesia. Tahun ini, Dairy Champ menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan pelaku usaha melalui kolaborasi bersama Chef Jerry Andrean, Juara MasterChef Indonesia Season 7.
Dalam sesi cooking demo eksklusif, Chef Jerry memperkenalkan resep dessert terbaru menggunakan produk Dairy Champ yang cocok untuk peluang usaha, “Mango Coconut Panna Cotta Juara”. Kolaborasi ini dirancang untuk menginspirasi pelaku usaha kafe, restoran, hingga bisnis rumahan agar dapat menghadirkan menu yang lebih gurih, creamy, dan efisien untuk produksi skala besar, sekaligus menguntungkan secara bisnis.
“Kolaborasi dengan Chef Jerry Andrean menjadi salah satu langkah inovatif Dairy Champ dalam menghadirkan inspirasi baru bagi pelaku usaha kuliner. Melalui demo masak dan ide resep yang mudah diterapkan, kami ingin membantu UMKM menemukan peluang menu yang kreatif, efisien, dan bernilai jual tinggi. Inilah bentuk komitmen Dairy Champ untuk terus hadir lebih dekat dan relevan bagi pelaku bisnis kuliner di Indonesia,” ujar Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi.
Sementara itu, Chef Jerry Andrean menyampaikan, “Bagi saya, kualitas bahan dasar adalah kunci utama dalam bisnis kuliner. Sebagai Chef, saya selalu mencari bahan baku yang tidak hanya enak, tapi juga konsisten hasilnya. Produk Dairy Champ punya kualitas yang stabil, teksturnya creamy, rasanya seimbang, dan mudah diolah untuk berbagai kreasi menu, dari dessert, minuman, sampai hidangan savoury. Buat pelaku usaha kuliner, kualitas seperti ini penting karena bisa menjaga cita rasa sekaligus efisiensi produksi. Dengan bahan yang tepat, ide kreatif bisa lebih cepat jadi peluang bisnis yang menguntungkan,” imbuhnya.
Kedepannya, Dairy Champ berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan pelaku industri kuliner, mulai dari UMKM hingga brand besar, guna menghadirkan inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan pasar. Melalui langkah ini, Dairy Champ berharap dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekosistem kuliner Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan.