
PT Citra Nusantara Gemilang Tbk. (CGAS) mencatatkan pertumbuhan yang signifikan dalam pendapatan dan laba, seiring dengan peningkatan penjualan energi bersih berbasis Compressed Natural Gas (CNG). Laporan keuangan konsolidasi per 30 September 2025 menunjukkan bahwa CGAS membukukan pendapatan sebesar Rp426,65 miliar, meningkat 14% secara year on year (YoY) dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp375,86 miliar.
Peningkatan pendapatan ini menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan laba bersih perseroan. Laba bersih CGAS meningkat 8% menjadi Rp9,89 miliar dari sebelumnya Rp9,18 miliar. Hal ini menunjukkan efektivitas strategi bisnis dan peningkatan efisiensi operasional di seluruh segmen usaha.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Andika Purwonugroho, Direktur Utama CGAS, menjelaskan bahwa pertumbuhan kinerja perseroan mencerminkan peningkatan volume penjualan gas, terutama dari sektor industri dan retail. CGAS juga berhasil menjaga stabilitas pasokan serta efisiensi operasional.
“Kenaikan pendapatan dan laba perseroan menunjukkan efektivitas strategi bisnis, serta peningkatan efisiensi operasional di seluruh segmen usaha,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (7/11/2025).
Dari sisi likuiditas, CGAS juga mencatatkan perbaikan yang signifikan. Arus kas bersih dari aktivitas operasi tercatat positif sebesar Rp808 juta, berbalik dari defisit Rp20,71 miliar pada periode yang sama tahun 2024. Perubahan ini menegaskan keberhasilan CGAS dalam meningkatkan pengelolaan piutang dan beban operasional.
Selama tahun 2025, CGAS aktif memperluas portofolionya. Pada 30 September 2025, CGAS meresmikan CNG Station di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Fasilitas ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jaringan energi ramah lingkungan di kawasan Jawa bagian tengah.
CNG Station Grobogan memiliki kapasitas operasional hingga 1,5 MMSCFD. Pengoperasian infrastruktur ini diharapkan dapat memperkuat pasokan energi bersih. Ekspansi tersebut juga mendukung program pemerintah melalui Badan Gizi Nasional yang menitikberatkan pada optimalisasi logistik dan distribusi untuk peningkatan kualitas layanan masyarakat.
Sebelumnya, CGAS melalui anak usahanya PT Citra Nusantara Energi meresmikan CNG Station di Gresik, Jawa Timur, pada 29 Juli 2025. Ekspansi ini bertujuan untuk memperkuat pasokan energi ramah lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan industri dan perekonomian lokal di bagian timur Pulau Jawa.
CNG Station Gresik memiliki kapasitas 2,2 million standard cubic feet per day (mmscfd), atau setara dengan 20 juta meter kubik per tahun. Dengan operasional yang optimal, CGAS menargetkan potensi pendapatan hingga Rp150 miliar per tahun, sekaligus memperkuat kinerja keuangan Grup CGAS.
Berikut adalah beberapa langkah strategis yang dilakukan CGAS untuk mendukung pertumbuhan bisnis:
- Peningkatan volume penjualan: CGAS berhasil meningkatkan volume penjualan CNG, terutama dari sektor industri dan retail.
- Pengelolaan piutang dan beban operasional: Perseroan berhasil meningkatkan pengelolaan piutang dan mengurangi beban operasional.
- Ekspansi jaringan: CGAS aktif memperluas jaringan CNG Station di berbagai wilayah, seperti Grobogan dan Gresik.
- Pengembangan infrastruktur: Perseroan terus mengembangkan infrastruktur energi ramah lingkungan untuk mendukung kebutuhan pasar.
- Dukungan program pemerintah: Ekspansi CGAS juga sejalan dengan program pemerintah yang menekankan optimalisasi logistik dan distribusi.
Dengan strategi yang terarah dan komitmen untuk memperluas jaringan, CGAS terus menunjukkan kinerja yang positif dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.