DPR Mendukung Buyback Saham Bank BUMN Tanpa Ganggu Intermediasi dan Modal

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
DPR Mendukung Buyback Saham Bank BUMN Tanpa Ganggu Intermediasi dan Modal

Langkah Strategis Bank BUMN dengan Aksi Buyback

Beberapa bank milik pemerintah (BUMN) di Indonesia tengah melakukan aksi pembelian kembali saham atau buyback. Hal ini menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas kinerja dan kepercayaan pasar. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, misalnya, telah melaksanakan pembelian kembali saham sebesar Rp1,17 triliun yang sebelumnya disetujui dalam Rencana Umum Sistem Penyelenggaraan Pemungutan Suara (RUSPT) awal tahun.

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) juga sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan aksi buyback menggunakan sisa anggaran yang tersedia sebesar Rp2,5 triliun. Aksi ini dilakukan sebagai bagian dari program kepemilikan saham bagi karyawan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pandangan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M Hanif Dhakiri, menilai rencana bank-bank pelat merah untuk melakukan buyback merupakan langkah yang wajar dan positif. Menurutnya, aksi buyback yang dilakukan oleh bank-bank Himbara masih berada dalam koridor yang sehat dan terukur.

Hanif menekankan bahwa kondisi fundamental sektor perbankan nasional kini semakin solid seiring membaiknya kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun. Selain itu, likuiditas perbankan saat ini relatif kuat, terutama karena adanya tambahan penempatan dana pemerintah yang diinisiasi Menteri Keuangan pada medio September 2025 lalu.

Dampak Positif dari Aksi Buyback

Menurut Hanif, aksi buyback bisa menjadi sinyal positif bahwa manajemen melihat valuasi sahamnya masih undervalued. Dari perspektif Komisi XI DPR, hal terpenting adalah agar aksi buyback tidak mengganggu fungsi intermediasi, tidak menekan permodalan, dan tetap dijalankan dengan prinsip kehati-hatian.

“DPR pada prinsipnya mendukung segala upaya perbankan dalam menjaga kepercayaan masyarakat, terutama setelah sektor ini sempat diterpa sentimen negatif akibat ketidakpastian ekonomi nasional dalam beberapa kuartal terakhir,” ujarnya.

Persyaratan dan Prinsip dalam Pelaksanaan Buyback

Hanif menambahkan bahwa aksi buyback diperbolehkan selama tidak mengurangi kemampuan bank dalam mendukung pembiayaan ekonomi rakyat, serta tetap diiringi dengan kinerja dan kesehatan bisnis yang kuat secara berkelanjutan.

“Buyback juga bisa membantu memulihkan kepercayaan pasar di tengah sentimen negatif belakangan ini. Perbankan adalah industri kepercayaan, jadi langkah yang menegaskan komitmen pada kinerja, tata kelola, dan manajemen risiko memang penting dilakukan,” tutup Hanif.

Manfaat dan Risiko dalam Aksi Buyback

  • Manfaat:
  • Memperkuat kepercayaan investor dan pasar.
  • Meningkatkan nilai saham yang dianggap undervalued.
  • Mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan.
  • Menunjukkan komitmen bank terhadap kinerja dan tata kelola yang baik.

  • Risiko:

  • Jika tidak dikelola dengan baik, bisa mengganggu fungsi intermediasi bank.
  • Berpotensi menekan permodalan jika tidak sesuai dengan prinsip kehati-hatian.
  • Dapat memicu sentimen negatif jika dianggap tidak transparan.


PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) atau BBRI melaksanakan pembelian kembali saham (buyback) sebagai langkah strategis untuk mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan. - (bri)

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan