
jateng.aiotrade
, SOLO – Anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Hatta menyoroti pentingnya menjaga harmoni dan stabilitas di Keraton Surakarta, Jawa Tengah. Ia menegaskan bahwa tidak boleh terjadi dualisme kepemimpinan seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
Hatta mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam konflik untuk saling menahan diri dan memprioritaskan musyawarah sebagai solusi. Menurutnya, musyawarah adalah prinsip dasar dalam kehidupan bangsa ini.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Saling legawa, jangan sampai ada dualisme lagi seperti yang lalu. Semua masalah sebaiknya dimusyawarahkan bersama. Keputusan tertinggi dalam bangsa ini adalah musyawarah,” ujar Hatta di sela kunjungan kerja Panja Standardisasi Desa Wisata Komisi VII DPR RI di Desa Wisata Wanurejo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jumat (7/11).
Ia menekankan bahwa konflik internal di Keraton Surakarta tidak hanya merusak reputasi keluarga besar Kasunanan, tetapi juga merugikan warisan budaya bangsa. Karena itu, ia berharap agar semua pihak dapat menjaga martabat dan kehormatan keraton yang menjadi bagian dari sejarah Indonesia.
“Jangan sampai muncul lagi yang mengaku raja baru, padahal sudah ada putra mahkota. Ini sebaiknya dibicarakan secara arif dan bijak sebagai pewaris Keraton Surakarta,” tambahnya.
Menurut Hatta, harmoni adalah ciri khas masyarakat Solo. Oleh karena itu, ia berharap kondisi adem ayem yang menjadi ciri khas warga Solo bisa kembali terasa di lingkungan keraton.
“Sebagai warga Solo itu senang kalau adem ayem, tidak sampai terjadi dualisme. Apapun itu, Keraton Surakarta adalah aset bangsa,” tegasnya.
Hatta memberikan contoh bagaimana Keraton Yogyakarta mampu menjaga tradisi dan suksesi tanpa gejolak. Ia menyampaikan bahwa Yogyakarta telah menjadi contoh yang baik dalam menjaga stabilitas keraton.
“Yogyakarta sudah bagus, suksesi berjalan adem ayem. Jangan sampai Solo yang justru lebih tua memberikan contoh kurang baik,” ujarnya.
Selain itu, Hatta juga mengingatkan bahwa jika konflik dibiarkan berlarut-larut, bisa saja membuka ruang bagi campur tangan pemerintah pusat.
“Jangan sampai ini jadi titik kulminasi, negara akhirnya merasa harus turun tangan mengatur Solo. Itu tidak kami harapkan,” tutupnya.