
DPRD Kabupaten Buru Setujui Pinjaman Daerah Rp150 Miliar
DPRD Kabupaten Buru menyetujui pinjaman daerah sebesar Rp150 miliar yang diajukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di beberapa wilayah.
Pengesahan pinjaman daerah ini dilakukan dalam rapat bersama antara legislatif dan eksekutif di ruang rapat Ketua DPRD Kabupaten Buru, Selasa (16/12/2025). Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Buru, Aziz Tomia, bersama Kepala Bappeda Najib Hentihu dan Kepala Keuangan Ady Harahap, menyampaikan rincian penggunaan dana pinjaman daerah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Rincian Penggunaan Dana Pinjaman Daerah
Pemda Buru menegaskan bahwa pinjaman daerah difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan pelayanan masyarakat. Berikut rincian penggunaan anggaran:
Sektor Air Bersih
- Peningkatan jaringan air bersih penunjang Sekolah Rakyat (SR): Rp350 juta
- Pembangunan baru SPAM jaringan perpipaan Desa Waepoti: Rp3,5 miliar
Sektor Infrastruktur Jalan dan Jembatan
- Pembangunan Jalan Lamahang-Rana (lapen): Rp88,8 miliar
- Pembangunan jalan penunjang Sekolah Rakyat: Rp2,3 miliar
- Pembangunan jalan lapen Sp. Bara-Waehotong: Rp12 miliar
- Pembangunan jalan Desa Sawa: Rp2,3 miliar
- Peningkatan jalan hotmix dalam Desa Jamilu: Rp1,5 miliar
- Perbaikan jalan dalam kota: Rp2 miliar
- Pembangunan Jembatan Waeabang: Rp1 miliar
Penataan Kawasan, Pasar, dan Lingkungan
- Revitalisasi Pasar Tatanggo: Rp5 miliar
- Penataan parkir Pasar Namlea: Rp500 juta
- Penanganan sampah: Rp2 miliar
- Desain drainase dalam kota: Rp1 miliar
- Pembangunan drainase dalam kota: Rp15 miliar
Sektor Kesehatan
- Pembangunan rumah tenaga kesehatan di Waegrahe: Rp800 juta
Program yang Disesuaikan dengan Kebutuhan Prioritas Daerah
Sekretaris Daerah Kabupaten Buru, Aziz Tomia, menyampaikan bahwa seluruh program yang dibiayai melalui pinjaman daerah tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan prioritas daerah. Program-program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Meski begitu, rincian anggaran pinjaman daerah tersebut masih bersifat dinamis dan dapat mengalami penyesuaian sewaktu-waktu, sesuai dengan hasil pembahasan lanjutan antara eksekutif dan legislatif sebelum ditetapkan secara final dalam rapat paripurna DPRD.