Drone Kargo 150 Kg Uji Coba Pertama di Bandara Kertajati

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Drone Kargo 150 Kg Uji Coba Pertama di Bandara Kertajati

Dreamfly Indonesia melakukan uji coba terbang perdana untuk drone kargo listrik DF-L100 di Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat. Uji coba ini menjadi langkah penting dalam pengembangan teknologi drone yang dirancang khusus untuk kebutuhan logistik dan operasi SAR di wilayah Indonesia.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Drone tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dreamfly Indonesia dan perusahaan asal Tiongkok, Tsingfly, yang merupakan spin-off dari Tsinghua University. Kolaborasi ini telah berlangsung selama satu tahun melalui joint venture yang fokus pada pengembangan teknologi drone untuk kebutuhan logistik dan operasi penyelamatan di wilayah kepulauan Indonesia.

Daniel Tan, CEO Dreamfly Indonesia, menjelaskan bahwa DF-L100 dirancang untuk mengatasi tantangan geografis Indonesia. Tujuan utamanya adalah menyediakan solusi transportasi udara jarak menengah yang efisien, aman, dan ramah lingkungan.

"Tujuan kami sederhana, yaitu menurunkan biaya logistik dan mempercepat distribusi antar pulau," ujarnya dalam keterangannya, Selasa (21/10/2025). Ia memilih fokus pada drone kargo listrik karena ingin menghadirkan teknologi yang langsung bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah. Tujuan utamanya adalah memberikan solusi untuk pengiriman barang, bantuan kemanusiaan, dan misi penyelamatan jiwa.

Selama sepekan terakhir, tim gabungan Dreamfly Indonesia dan Tsingfly, bersama para insinyur dari Tsinghua University, telah melakukan persiapan teknis dan kalibrasi sistem penerbangan di Bandara Kertajati. Proses ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberhasilan uji coba terbang.

Alkaf Widija, Direktur Sarana dan Prasarana Basarnas, menyampaikan dukungan penuh terhadap operasional drone DF-L100. Ia menyatakan bahwa Basarnas akan segera mempelajari drone tersebut, terutama untuk misi penyelamatan dan kemanusiaan.

TF-L100 memiliki berat lepas landas maksimum 650 kilogram dengan kapasitas muatan hingga 150 kilogram. Dengan kemampuan ini, drone ini dapat membawa berbagai peralatan misi maupun material penyelamatan.

Dengan jangkauan terbang maksimum 140 kilometer dan daya tahan hingga 90 menit, TF-L100 dirancang untuk beroperasi di berbagai kondisi lapangan, termasuk wilayah terpencil dan kepulauan. Desainnya memungkinkan drone ini digunakan dalam berbagai situasi, baik untuk logistik maupun operasi darurat.

Berikut beberapa fitur utama dari drone DF-L100:

  • Kapasitas Muatan Tinggi
    Drone ini mampu membawa beban hingga 150 kilogram, cocok untuk pengiriman barang atau alat bantu penyelamatan.

  • Jangkauan Luas
    Dengan jangkauan terbang hingga 140 kilometer, drone ini ideal untuk operasi di wilayah yang sulit dijangkau.

  • Daya Tahan Cukup Lama
    Drone mampu terbang selama 90 menit, memberikan waktu yang cukup untuk mencapai tujuan tanpa perlu pengisian ulang.

  • Ramah Lingkungan
    Menggunakan tenaga listrik, drone ini tidak menghasilkan emisi karbon, sehingga lebih ramah lingkungan dibanding pesawat konvensional.

  • Desain Fleksibel
    Dirancang untuk beroperasi di berbagai kondisi, termasuk daerah terpencil dan kepulauan, membuatnya sangat cocok untuk kebutuhan logistik di Indonesia.

Pengembangan drone DF-L100 menunjukkan komitmen Dreamfly Indonesia dan mitra strategisnya dalam menghadirkan inovasi teknologi yang berdampak nyata. Dengan adanya drone ini, harapan besar ditempatkan untuk meningkatkan efisiensi logistik dan mempercepat respons darurat di berbagai wilayah Indonesia.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan