
Kebijakan Pendidikan Baru: Bahasa Inggris dan Portugis Jadi Mata Pelajaran Wajib
Mulai tahun ajaran 2027/2028, siswa sekolah dasar (SD) akan diwajibkan mengikuti pelajaran Bahasa Inggris. Hal ini merupakan bagian dari kebijakan baru yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 menegaskan bahwa Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib untuk siswa SD.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Alasan Diwajibkannya Bahasa Inggris
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan implementasi dari Peta Jalan Pendidikan Nasional. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing, khususnya Bahasa Inggris. "Bahasa Inggris adalah instrumen kunci dalam mengembangkan profil lulusan yang produktif dan kompetitif secara global," ujarnya.
Keputusan ini juga mencerminkan pentingnya Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi internasional. Dengan penguasaan Bahasa Inggris yang lebih baik, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan di masa depan, baik dalam pendidikan maupun karier.
Peningkatan Kompetensi Guru
Karena Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib, maka diperlukan peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Kemendikdasmen akan melakukan pelatihan intensif bagi guru Bahasa Inggris. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa guru memiliki kemampuan yang memadai dalam mengajar bahasa tersebut.
Selain itu, transformasi pembelajaran juga akan dilakukan. Fokusnya adalah pada pendidikan mendalam yang berorientasi pada masa depan, sehingga siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah
Selain Bahasa Inggris, ada satu bahasa asing lain yang akan dimasukkan dalam kurikulum sekolah, yaitu Bahasa Portugis. Keputusan ini diumumkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva.
Alasan Memasukkan Bahasa Portugis
Presiden Prabowo menyatakan bahwa Bahasa Portugis akan diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap pentingnya hubungan antara Indonesia dan Brasil. "Sebagai bukti kami memandang Brazil sangat penting, saya telah merumuskan bahwa bahasa Portugis akan menjadi salah satu prioritas bahasa (yang diajarkan di sekolah-sekolah)," ujarnya.
Prabowo juga sudah memerintahkan dua menterinya, yaitu Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, untuk menyusun kurikulum yang mencakup Bahasa Portugis. Selain itu, mata pelajaran dan mata kuliah Bahasa Portugis akan diperkenalkan di sekolah-sekolah dan kampus-kampus di Indonesia.
Prioritas Bahasa Asing di Sekolah
Bahasa Portugis akan menjadi salah satu bahasa asing prioritas yang diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia. Selain Bahasa Inggris, bahasa Arab, Mandarin, Jepang, Korea, Prancis, Jerman, dan Rusia juga telah ditetapkan sebagai prioritas.
"Karena penting, saya sudah putuskan bahasa Portugis menjadi bahasa prioritas di pendidikan kita selain bahasa-bahasa lainnya," ujar Presiden Prabowo.
Kesimpulan
Dengan kebijakan baru ini, Indonesia berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguasaan bahasa asing. Bahasa Inggris dan Portugis akan menjadi fokus utama dalam kurikulum, sehingga siswa dapat bersaing secara global. Selain itu, peningkatan kompetensi guru dan transformasi pembelajaran akan dilakukan untuk mendukung keberhasilan program ini.