Dua Mahasiswa Polindra Ditemukan Setelah Tenggelam Saat Rafting

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 26x dilihat
Dua Mahasiswa Polindra Ditemukan Setelah Tenggelam Saat Rafting
Dua Mahasiswa Polindra Ditemukan Setelah Tenggelam Saat Rafting

Penemuan Dua Mahasiswa yang Hilang Saat Rafting di Indramayu

Dua mahasiswa dari Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) yang sebelumnya dilaporkan hilang saat melakukan kegiatan rafting akhirnya ditemukan. Namun, keduanya sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Penemuan ini terjadi setelah dua hari pencarian yang melibatkan berbagai unsur tim SAR.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Agung Septiadi (20) dan Lana Wiratno (21) pada Minggu (9/11/2025) malam dan Senin (10/11/2025) dini hari. Penemuan ini menjadi penutup dari operasi pencarian yang melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur.

Komandan Tim Rescue Pos SAR Cirebon, Edy Sukamto, menyampaikan bahwa korban pertama, Agung Septiadi, ditemukan pada Minggu malam pukul 21.50 WIB sejauh satu kilometer dari lokasi kejadian awal. Beberapa jam kemudian, korban kedua, Lana Wiratno, ditemukan sekitar pukul 01.05 WIB, di jarak sekitar 5 kilometer dari titik awal insiden. Keduanya langsung dievakuasi ke RSUD Indramayu untuk proses lebih lanjut.

Menurut Edy, setelah kedua korban ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat, baik dari Polair Polres Indramayu, BPBD, Tagana, maupun relawan, telah kembali ke satuannya masing-masing.

Selama dua hari pencarian, tim melakukan penyisiran menyeluruh dari Jembatan Pecuk hingga Desa Lamaran Tarung Blok Kujang sejauh 6 kilometer. Meskipun kondisi arus sungai yang deras cukup menyulitkan, semua tim tetap berupaya maksimal hingga kedua korban berhasil ditemukan.

Detik-detik penemuan salah satu korban sempat terekam kamera amatir warga dan viral di media sosial. Video berdurasi sekitar 16 detik itu memperlihatkan suasana gelap di bawah jembatan, dengan genangan air tinggi dan riak arus yang cukup deras. Dalam video yang dilihat Tribun, tampak sesosok tubuh mengapung di permukaan air, disorot cahaya lampu dari sekitar lokasi. Beberapa warga terdengar berteriak panik sambil menunjuk ke arah objek yang tampak seperti jasad tersebut.

Suasana malam yang mencekam dan suara deras air menambah dramatisnya detik-detik penemuan korban.

Sebelumnya, keceriaan tujuh mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) yang tengah berpetualang menyusuri sungai berubah menjadi kepanikan. Kegiatan rafting yang awalnya penuh tawa itu mendadak berujung duka, setelah dua mahasiswa terseret arus deras di Bendungan Karet Bangkir, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu (8/11/2025). Peristiwa terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat itu, rombongan berjumlah tujuh orang melakukan kegiatan susur sungai menggunakan perahu karet dari wilayah Bendungan Legok menuju hilir. Namun, ketika melewati arus jeram di sekitar Bendungan Bangkir, arus air tiba-tiba meningkat dan tak terkendali. Akibatnya, perahu karet terhempas dan lima mahasiswa terjatuh ke sungai. Tiga di antaranya berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya langsung terseret arus deras dan hilang.

Begitu menerima laporan dari warga dan aparat setempat, tim rescue dari Pos SAR Cirebon langsung dikerahkan. Sementara itu, lima mahasiswa lainnya berhasil diselamatkan oleh warga sekitar yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Warga juga sempat membantu proses evakuasi awal dan memberikan pertolongan pertama kepada korban selamat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan