Dua Nelayan Batam Tersesat 3 Jam di Laut, Petugas PPLP Tanjunguban Evakuasi

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 11x dilihat
Dua Nelayan Batam Tersesat 3 Jam di Laut, Petugas PPLP Tanjunguban Evakuasi
Dua Nelayan Batam Tersesat 3 Jam di Laut, Petugas PPLP Tanjunguban Evakuasi

Kehidupan Nelayan yang Penuh Risiko

Nelayan sering kali menghadapi berbagai tantangan ketika berada di laut. Dari cuaca yang tidak menentu hingga masalah teknis pada perahu, semuanya bisa menjadi ancaman bagi keselamatan mereka. Sebuah kejadian memilukan terjadi beberapa waktu lalu, ketika dua nelayan Batam harus menghadapi situasi kritis akibat kehabisan bahan bakar.

Kejadian yang Menggemparkan

Kandi (27) dan Wandi (30), dua nelayan asal Pulau Cemara, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), sempat terombang-ambing selama tiga jam di atas perahu mereka karena bahan bakar solar habis saat melaut. Mereka hanya bisa pasrah sambil menunggu bantuan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Namun, harapan datang dari tempat yang tidak terduga. Kapal patroli Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjunguban yang sedang melintasi perairan Selat Riau melihat kedua nelayan tersebut melambaikan tangan. Melihat tanda permintaan pertolongan itu, kapal patroli segera mendekat untuk memberikan bantuan.

Bantuan Datang Tepat Waktu

Petugas kemudian berbincang dengan kedua nelayan tersebut. Mereka menanyakan apa yang sedang dialami dan akhirnya mengetahui bahwa mereka sedang kehabisan minyak. "Petugas melihat keduanya angkat tangan sambil meminta pertolongan sekira pukul 14.30 WIB," ujar Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban, Sugeng Riyono melalui Koordinator Operasi Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul.

Setelah itu, petugas langsung menarik sampan nelayan tersebut menuju dermaga Subang Mas, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepri. "Kedua nelayan itu berhasil diselamatkan dan tiba di dermaga sekira pukul 15.00 WIB," tambahnya.

Pentingnya Persiapan dan Kesadaran Nelayan

Alfaizul mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu memastikan stok BBM aman sebelum melaut. Ia juga menekankan pentingnya memeriksa kondisi kapal terlebih dahulu. "Langkah ini harus dilakukan agar saat melaut tak ada halangan," katanya.

Selain itu, ia menekankan agar nelayan selalu membawa alat-alat keselamatan. "Selalu koordinasi dengan nelayan lain, agar mengetahui kondisi dan polisi masing-masing," pesannya.

Tips untuk Nelayan

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan oleh para nelayan:

  • Pastikan stok bahan bakar cukup sebelum melakukan perjalanan
  • Periksa kondisi perahu secara berkala
  • Bawa alat keselamatan seperti pelampung dan alat komunikasi
  • Koordinasikan dengan nelayan lain untuk saling membantu
  • Jangan lupa untuk selalu memperhatikan cuaca dan kondisi laut

Dengan persiapan yang matang dan kesadaran akan risiko yang ada, para nelayan dapat menjalani pekerjaan mereka dengan lebih aman dan nyaman.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan