
Penangkapan 10 Tahanan yang Kabur di Samarinda
Sebanyak 10 dari 15 tahanan yang melarikan diri dari Polsek Samarinda Kota, Kalimantan Timur, berhasil ditangkap kembali oleh pihak kepolisian. Kejadian ini terjadi setelah para tahanan menjebol kloset ruang tahanan pada Minggu siang (19/10/2025). Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, mengungkapkan bahwa penangkapan dilakukan berkat kerja sama antara polisi, relawan, dan masyarakat.
“Hingga pukul 07.00 pagi ini sudah 10 tahanan yang kami amankan. Masih ada lima orang lagi yang terus kami kejar,” ujar Hendri, Senin (20/10/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dua Tahanan Diduga Otak Pelarian
Dari 10 tahanan yang telah berhasil diamankan, dua di antaranya diduga sebagai otak pelarian. Mereka kini menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polresta Samarinda. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para tahanan mulai merencanakan pelarian sejak Jumat. Mereka menggunakan pipa besi jemuran dan paku untuk menjebol dinding dan kloset tahanan.
Setelah ditangkap kembali, seluruh tahanan dipindahkan ke Rutan Polresta Samarinda karena ruang tahanan di Polsek mengalami kerusakan cukup parah akibat upaya pelarian. Hendri juga mengimbau lima tahanan yang masih buron agar segera menyerahkan diri. “Kabur dari proses hukum bukan solusi,” katanya.
Polisi meminta partisipasi masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui keberadaan para tahanan yang masih buron.
Evaluasi Sistem Pengawasan
Di sisi lain, empat petugas jaga yang bertugas saat kejadian sedang diperiksa oleh Propam Polda Kalimantan Timur. Polisi memastikan akan mengevaluasi sistem pengawasan di ruang tahanan Polsek untuk mencegah kejadian serupa.
- Petugas jaga yang bertugas saat kejadian sedang diperiksa.
- Sistem pengawasan akan dievaluasi untuk mencegah pelarian di masa depan.
- Ruang tahanan di Polsek mengalami kerusakan parah akibat aksi pelarian.
Upaya Pelarian yang Terencana
Pelarian para tahanan direncanakan sejak Jumat. Mereka menggunakan alat sederhana seperti pipa besi dan paku untuk menjebol dinding dan kloset. Tindakan ini menunjukkan adanya rencana matang dan persiapan yang cukup baik dari para tahanan.
Langkah yang Diambil oleh Pihak Berwenang
Selain menangkap kembali para tahanan, pihak kepolisian juga melakukan beberapa langkah penting. Pertama, mereka memperkuat koordinasi dengan masyarakat dan relawan dalam pencarian tahanan yang masih buron. Kedua, mereka melakukan pemeriksaan terhadap empat petugas jaga yang bertugas saat kejadian. Ketiga, sistem pengawasan di ruang tahanan akan dievaluasi secara menyeluruh.
Imbauan kepada Masyarakat
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan informasi apapun terkait keberadaan tahanan yang masih buron. Hal ini dilakukan guna mempercepat proses penangkapan dan memastikan keamanan serta ketertiban di wilayah tersebut.