
Penangkapan Pelaku Penembakan Petugas Hansip di Cakung
Dua pelaku penembakan yang menewaskan seorang petugas hansip di kawasan Cakung, Jakarta Timur, akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian. Kedua pelaku berinisial R dan PS ditangkap oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian. Mereka diamankan saat sedang berusaha melarikan diri ke Lampung pada Minggu (9/11/2025).
Penangkapan Saat Kabur ke Lampung
Penangkapan kedua pelaku dilakukan setelah tim Resmob melakukan penyelidikan intensif dengan menggunakan data dari kamera pengawas dan keterangan saksi di lokasi kejadian. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan bahwa pelaku R ditangkap lebih dulu, disusul dengan penangkapan PS beberapa jam kemudian.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Saat ini dua orang pelaku sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polda Metro Jaya,” ujar Budi Hermanto dalam keterangan pers. Berdasarkan foto yang beredar, kedua pelaku tampak tertunduk lesu dengan tangan terikat kabel ties di ruang pemeriksaan Subdit Resmob.
Kronologi Penembakan di Tengah Ronda Malam
Peristiwa penembakan terjadi di Kampung Baru, Jalan Pelajar, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu malam (8/11/2025). Kapolsek Cakung, Kompol Widodo Saputro menjelaskan bahwa korban, seorang hansip berinisial AS, tewas ditembak saat sedang bertugas melakukan ronda malam.
Menurut Widodo, korban awalnya memonitor rekaman CCTV dan mendapati dua pria mencurigakan sedang mencongkel motor warga. Korban bersama dua rekannya langsung bergegas menuju lokasi menggunakan sepeda motor. “Korban sempat menabrakkan motor ke arah pelaku dan terjadi duel di tempat kejadian,” jelasnya. Tak lama setelah itu, terdengar dua kali suara letusan senjata api yang menewaskan korban di lokasi kejadian.
Motif Aksi dan Barang Bukti
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga pelaku merupakan komplotan spesialis pencuri sepeda motor yang kerap beraksi di kawasan Jakarta Timur dan sekitarnya. Senjata api yang digunakan untuk menembak korban diduga jenis rakitan. Polisi kini masih mendalami asal-usul senjata tersebut dan mencari kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.
Barang bukti berupa senjata api rakitan, sepeda motor pelaku, dan pakaian yang digunakan saat beraksi turut diamankan. Polisi juga akan memeriksa jejak digital serta riwayat komunikasi kedua tersangka untuk memastikan motif utama dari aksi penembakan ini.
Reaksi Warga dan Langkah Kepolisian
Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan di tengah masyarakat. Warga sekitar Cakung mengaku resah karena pelaku berani menggunakan senjata api di kawasan permukiman padat penduduk. Beberapa warga berharap polisi meningkatkan patroli dan memasang lebih banyak CCTV di titik rawan.
Sementara itu, pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas pelaku kejahatan bersenjata. Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar segera melapor bila melihat aktivitas mencurigakan, terutama di malam hari.
Penangkapan Cepat sebagai Bukti Kesigapan Aparat
Penangkapan cepat kedua pelaku ini menjadi bukti kesigapan aparat dalam menindak kasus kejahatan yang menelan korban jiwa. Polisi memastikan proses hukum akan berjalan tuntas hingga pelaku mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.