
Kejadian Pendaki Tersesat di Bukit Klotok, Kota Kediri
Seorang pendaki yang tidak dikenal dan tidak memahami medan bisa menghadapi risiko yang sangat besar. Dalam kejadian terbaru, dua pendaki di kawasan Bukit Klotok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, dilaporkan tersesat setelah mengambil jalan pintas. Kejadian tersebut terjadi pada Senin (29/12/2025) malam.
Laporan Awal dan Respons Darurat
Laporan awal tentang dua pendaki yang tersesat diterima melalui layanan darurat 112 sekitar pukul 20.04 WIB. Informasi ini kemudian diteruskan ke Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri sebagai laporan penyelamatan manusia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kepala BPBD Kota Kediri, Joko Ariyanto, menjelaskan bahwa petugas langsung melakukan verifikasi dengan menghubungi para pendaki untuk memastikan kondisi dan lokasi kejadian. Dari hasil komunikasi tersebut, diketahui bahwa kedua pendaki awalnya turun dari Jalur Selogajah. Namun, karena ingin segera sampai ke bawah, mereka memilih jalur pintas yang dianggap lebih cepat.
Alasan Mengambil Jalur Pintas
Menurut Joko, pendaki tersebut terburu-buru ingin turun sehingga memilih jalur pintas. Karena tidak memahami medan dan hanya mengikuti jalur yang terlihat, akhirnya mereka menemui jalan buntu di kawasan Lembah Tretes.
Merasa tersesat dan situasi mulai tidak aman, kedua pendaki kemudian memutuskan kembali ke titik awal di Puncak Bengkah. Sambil bergerak kembali, mereka menghubungi layanan 112 sebagai langkah antisipasi jika kondisi darurat kembali terjadi.
Proses Evakuasi dan Penanganan
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD Kota Kediri langsung bergerak menuju kawasan Bukit Klotok. Tim pendaki dikerahkan hingga ke Pos 1 Proliman untuk berjaga sekaligus mempermudah proses pencarian.
"Kami lakukan assessment awal dan terus berkomunikasi dengan survivor agar pergerakan mereka terpantau dan evakuasi bisa dilakukan dengan aman," terang Joko.
Sekitar pukul 21.40 WIB, kedua survivor akhirnya berhasil bertemu dengan tim URC BPBD Kota Kediri dalam kondisi selamat. Cuaca saat kejadian dilaporkan hujan ringan di sebagian wilayah Kota Kediri, namun situasi tetap terkendali.
Imbauan dari BPBD
Joko Ariyanto mengimbau masyarakat agar tidak meremehkan aktivitas di alam terbuka. "Perlu pengetahuan yang cukup sebelum melakukan kegiatan pendakian. Jangan terburu-buru dan jangan mengambil jalur yang tidak dikenal agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.
Tips untuk Pendaki Pemula
Agar kejadian seperti ini tidak terulang, berikut beberapa tips yang bisa diikuti oleh pendaki pemula:
-
Pahami Medan Sebelum Berangkat
Pastikan Anda mengetahui jalur yang akan dilewati. Gunakan peta atau aplikasi navigasi yang dapat membantu Anda menemukan jalur yang benar. -
Bawa Perlengkapan Darurat
Bawa perlengkapan seperti senter, makanan ringan, air minum, dan pakaian yang nyaman. Juga, pastikan telepon seluler dalam kondisi baik dan memiliki daya tahan yang cukup. -
Jangan Terburu-buru
Jangan terlalu tergesa-gesa saat mendaki. Ambil waktu untuk mengamati lingkungan sekitar dan memastikan jalur yang dipilih aman. -
Hindari Jalur yang Tidak Dikenal
Jika Anda tidak yakin dengan jalur yang diambil, lebih baik mencari alternatif lain. Jangan mengambil risiko yang tidak perlu.