Dua Remaja Hilang Usai Buat Konten Loncat Sungai di Tegal

admin.aiotrade 17 Okt 2025 3 menit 11x dilihat
Dua Remaja Hilang Usai Buat Konten Loncat Sungai di Tegal
Dua Remaja Hilang Usai Buat Konten Loncat Sungai di Tegal

Kejadian Tragis di Sungai Jembatan Langon Tegal

Pada hari Kamis (16/10/2025), sebuah kejadian tragis terjadi di sekitar Jembatan Langon Tegal, wilayah Desa Kaligayam, Kabupaten Tegal. Dua pelajar dari Kota Tegal, Septian Wahyu Ramadhani (16) dan Nata Qolbi Hidayat (16), siswa SMAN 4 Tegal, menghilang setelah terjebak di sungai. Peristiwa ini terjadi sekira pukul 17.00 WIB.

Dalam video berdurasi 44 detik yang diunggah oleh salah satu teman mereka, kedua pelajar tersebut tampak melakukan aksi yang menyerupai "velocity" dari atas jembatan. Mereka mengarahkan pandangan ke temannya yang sedang merekam video di tepi sungai. Satu dari mereka memakai kaos hitam, sementara yang lainnya memakai kaos putih. Keduanya juga memakai celana pendek.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Setelah itu, keduanya melompat ke sungai dengan saling berpegangan tangan. Sayangnya, pelajar yang memakai kaos hitam tidak bisa berenang. Sementara itu, pelajar yang memakai kaos putih sempat melambaikan tangan dan berteriak meminta bantuan kepada temannya yang merekam video. Namun, temannya tersebut mengatakan bahwa ia juga tidak bisa berenang, sehingga hanya bisa pasrah melihat kejadian tersebut.

Akibatnya, kedua pelajar tersebut akhirnya tenggelam dan hilang di aliran sungai. Kejadian ini menimbulkan rasa prihatin bagi warga sekitar.

Tanggapan dari Warga Sekitar

Seorang warga, Widodo (41), mengatakan bahwa sore hari tersebut cukup ramai di sekitar Jembatan Langon. Lokasi ini menjadi batas antara Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. Ia menyebutkan bahwa dua pelajar tersebut melompat ke sungai dengan niat membuat video. Namun, nyatanya mereka tidak bisa berenang.

"Gak ada yang tahu. Memang di sekitar jembatan ini hanya lalu lalang kendaraan, jadi minta tolong pun tidak terdengar," katanya.

Widodo merasa miris dengan aksi nekat yang dilakukan oleh para pelajar tersebut. Menurutnya, jika seseorang tidak bisa berenang, sebaiknya tidak mengambil risiko seperti itu.

"Ngeri, ada-ada saja. Harusnya kalau gak bisa renang jangan nekat," ungkapnya.

Upaya Pencarian oleh Tim SAR

Setelah kejadian tersebut, Tim SAR gabungan melakukan pencarian di sekitar sungai pada malam hari. Namun, hasil pencarian hingga saat ini masih nihil. Proses pencarian akan dilanjutkan pada hari berikutnya.

Tips untuk Mencegah Kecelakaan Serupa

Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi masyarakat, terutama para pelajar, untuk lebih waspada dalam melakukan aktivitas yang berisiko. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan adalah:

  • Mempelajari teknik berenang
    Sebelum melakukan aktivitas di dekat air, pastikan Anda sudah memiliki kemampuan dasar berenang. Ini bisa mencegah kejadian yang tidak diinginkan.

  • Menghindari aktivitas berbahaya di daerah yang tidak aman
    Jangan mengambil risiko di lokasi yang tidak dikenal atau berpotensi membahayakan. Pastikan area tersebut aman sebelum memulai aktivitas apapun.

  • Selalu memperhatikan lingkungan sekitar
    Jika berada di dekat sungai atau air, perhatikan kondisi air dan arusnya. Jangan sampai terjebak di tempat yang sulit dijangkau.

  • Memiliki kesadaran akan bahaya
    Kesadaran akan potensi bahaya sangat penting. Jangan menganggap remeh risiko yang bisa terjadi, terutama ketika berada di dekat air.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan