Dua Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Kargo Hong Kong

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 17x dilihat
Dua Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Kargo Hong Kong


Insiden Pesawat Kargo di Bandara Hong Kong: Korban Jiwa dan Penyelidikan Berlangsung

Pada hari Senin (20/10), sebuah pesawat kargo mengalami kecelakaan di Bandara Internasional Hong Kong. Insiden ini terjadi ketika pesawat tersebut tergelincir dari landasan pacu setelah mendarat. Menurut laporan yang diterima, dua orang menjadi korban dalam kejadian ini.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pesawat yang terlibat dalam insiden ini adalah Boeing 747 dengan logo AirACT. Pesawat tersebut terguling di tepi landasan pacu dan sebagian besar bagian pesawat terendam air. Akibat kejadian ini, bandara harus ditutup sementara untuk melakukan penyelidikan dan pembersihan.

Keempat awak pesawat berhasil diselamatkan. Selain itu, satu staf darat juga berhasil selamat. Namun, satu orang masih dalam kondisi hilang. Dari laporan polisi, diketahui bahwa dua orang meninggal dunia. Mereka diduga berada di dalam kendaraan darat saat insiden terjadi.

Pesawat dengan nomor penerbangan EK9788 ini terbang dari Dubai dan tiba di Hong Kong pada pukul 03.05 waktu setempat. Saat mendarat, pesawat mengalami kerusakan yang menyebabkan kecelakaan. Pihak otoritas setempat sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden ini.

Sebagai penyewa pesawat, maskapai Emirates menyatakan bahwa ACT Airlines bertanggung jawab atas penyediaan pesawat dan kru. ACT Airlines sendiri merupakan perusahaan penerbangan kargo asal Turki yang memberikan layanan tambahan bagi maskapai-maskapai besar.

Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui bahwa pesawat tergelincir di landasan pacu sisi utara setelah mendarat. Akibatnya, pesawat jatuh ke laut. Kejadian ini memicu kekhawatiran tentang keselamatan penerbangan dan prosedur pendaratan di bandara tersebut.

Berikut adalah beberapa informasi penting terkait insiden ini:

  • Kronologi kejadian:
    Pesawat kargo Boeing 747 dengan nomor penerbangan EK9788 terbang dari Dubai dan tiba di Bandara Internasional Hong Kong pada pukul 03.05 waktu setempat. Setelah mendarat, pesawat mengalami kecelakaan dan tergelincir dari landasan pacu.

  • Korban dan penanganan:
    Empat awak pesawat berhasil selamat, serta satu staf darat. Namun, dua orang meninggal dunia. Dua korban tersebut diduga berada di dalam kendaraan darat saat kejadian terjadi.

  • Penyebab sementara:
    Otoritas setempat sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan ini. Dari hasil penyelidikan awal, diketahui bahwa pesawat jatuh ke laut setelah tergelincir di landasan pacu sisi utara.

  • Layanan dari ACT Airlines:
    ACT Airlines, yang merupakan maskapai kargo asal Turki, menyediakan pesawat dan kru untuk penerbangan ini. Maskapai Emirates sebagai penyewa pesawat menyatakan bahwa ACT Airlines bertanggung jawab atas penyediaan pesawat.


Tindakan dan Langkah yang Diambil oleh Otoritas

Setelah kejadian ini, otoritas bandara langsung mengambil langkah-langkah darurat. Bandara ditutup sementara untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional. Proses penyelidikan dilakukan secara intensif untuk menemukan penyebab pasti dari kecelakaan ini.

Selain itu, pihak otoritas juga akan melakukan evaluasi terhadap prosedur pendaratan dan penggunaan landasan pacu. Hal ini dilakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait status korban yang masih hilang. Keluarga korban sedang menantikan informasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan