
Peran dan Tujuan Tim Percepatan Reformasi Polri
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri yang dibentuk oleh Prabowo, yaitu Jimly Asshiddiqie, memberikan pernyataan bahwa tim tersebut tidak perlu dipertentangkan dengan tim reformasi Polri yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, kedua tim ini seharusnya bekerja sama untuk memperbaiki institusi kepolisian.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Saya rasa itu tidak perlu dipertentangkan,” ujar Jimly dalam keterangan pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/11/2025) malam. Ia menjelaskan bahwa kedua tim akan saling mendukung dalam upaya perbaikan Polri. “Mudah-mudahan ini saling menunjang, dan tim yang ada di internal Polri kita anggap sebagai tim yang menggambarkan sikap responsif Pak Kapolri menanggapi aspirasi segera, tanda kesiapan internal kepolisian untuk bersikap terbuka untuk apa saja yang perlu diperbaiki, kita perbaiki,” tambahnya.
Pembagian Tugas Antara Dua Tim
Jimly juga menjelaskan bagaimana pembagian tugas antara kedua tim tersebut. Tim yang dibentuk oleh Jenderal Sigit akan lebih fokus pada masalah internal institusi secara langsung, sementara tim yang dibentuk oleh Prabowo mungkin akan berfokus pada perubahan undang-undang.
“Nah kalau yang tim internal mungkin perbaikan manajemen internal, tapi tim ini bisa saja ya memerlukan perubahan undang-undang. Tapi apanya yang perlu diubah? Sistem yang harus kita perbaiki,” jelas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pertama tersebut.
Kolaborasi dan Rapat Bersama
Dalam tim yang dibentuk oleh Prabowo, terdapat juga Jenderal Sigit. Nantinya, Tim Percepatan Reformasi Polri dan tim bentukan Sigit yang sudah ada sebelumnya akan duduk bersama untuk membahas berbagai isu yang relevan.
“Nanti akan rembuk bersama sambil mendengar dari semua kalangan,” kata Jimly.
Struktur Personalia Tim Percepatan Reformasi Polri
Tim Percepatan Reformasi Polri dibentuk oleh Prabowo dengan ketua Jimly Asshiddiqie. Selain itu, terdapat sembilan orang lainnya yang menjadi anggota tim. Anggota tim ini meliputi:
- Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra
- Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan
- Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian
- Menteri Hukum Supratman Andi Agtas
- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan periode 2019-2024, Mahfud MD
- Penasihat Khusus Presiden bidang Keamanan, Ketertiban Masyarakat, dan Reformasi Kepolisian, Ahmad Dofiri
- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
- Kapolri 2019-2021 Idham Aziz
- Kapolri 2015-2016 Badrodin Haiti
Tim Transformasi Reformasi Polri Bentukan Kapolri
Sementara itu, Tim Transformasi Reformasi Polri yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Sigit telah ada sejak 17 September 2025. Ketua tim tersebut adalah Komjen Chryshnanda Dwilaksana. Sigit berperan sebagai pelindung, sedangkan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menjadi penasihat.
Tim reformasi Polri bentukan Sigit terdiri dari para jenderal dan perwira polisi yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang kepolisian. Dengan adanya dua tim yang berbeda, diharapkan dapat menciptakan sinergi yang kuat dalam proses reformasi institusi kepolisian.