Duet McTominay-De Bruyne Belum Sempurna, Capello Ingatkan Kutukan Gerrard-Lampard

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 10x dilihat
Duet McTominay-De Bruyne Belum Sempurna, Capello Ingatkan Kutukan Gerrard-Lampard

Situasi Rumit Napoli dengan Kolaborasi McTominay dan De Bruyne

Napoli sedang menghadapi tantangan dalam membangun keseimbangan di lini tengah, terutama setelah menggandeng Scott McTominay dan Kevin De Bruyne. Fabio Capello, mantan pelatih timnas Inggris, menyebut bahwa duet ini memiliki kesamaan dengan pasangan Steven Gerrard dan Frank Lampard saat ia menangani The Three Lions pada 2007–2012.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

McTominay dan De Bruyne dianggap membawa kualitas baru bagi Napoli, khususnya dalam membangun permainan dari lini tengah. Keduanya memiliki visi dan kemampuan distribusi bola yang baik, namun efek positifnya belum sepenuhnya terlihat. Hal ini menjadi sorotan setelah Napoli menelan kekalahan telak 2-6 dari PSV pada matchday ketiga Liga Champions 2025–2026.

Sebelumnya, Il Partenopei memulai musim dengan empat kemenangan beruntun di liga domestik. Namun, dalam lima laga terakhir di semua ajang, juara bertahan Liga Italia itu hanya meraih dua kemenangan dan tiga kekalahan. Peringatan dari Fabio Capello pun mulai terdengar.

Peringatan dari Fabio Capello

Capello menyoroti beberapa aspek yang membuat Napoli belum tampil konsisten. Ia menyebut kehilangan Hojlund sebagai masalah besar, begitu pula absennya Rrahmani dan Lobotka. Menurutnya, sulit menemukan keseimbangan yang tepat tanpa poros tengah. Namun, itu bukan satu-satunya masalah yang dihadapi Antonio Conte.

Selain itu, Capello menilai duet De Bruyne dan McTominay belum sepenuhnya menyatu. “Akhirnya, di lini tengah, semakin lama waktu berlalu, semakin saya merasa kerja sama antara De Bruyne dan McTominay sulit diimplementasikan,” ujarnya.

Capello lalu mengaitkan situasi ini dengan era Gerrard-Lampard di timnas Inggris. “McTominay dan De Bruyne mengingatkan saya pada Gerrard dan Lampard di tim Inggris saya,” katanya. “Mereka adalah dua pemain nomor satu, dan semua orang iri pada kami. Namun pada akhirnya, mereka saling menginjak satu sama lain.”

Saran Taktik dan Masalah Kebugaran

Rangkaian hasil negatif membuat sorotan mengarah pada strategi Conte, khususnya dalam memanfaatkan duet McTominay dan De Bruyne. Dari sembilan laga saat keduanya tampil bersama, Napoli mencatat enam kemenangan dan tiga kekalahan. Kekalahan besar dari PSV memperkuat sinyal bahwa Conte perlu segera menemukan keseimbangan di lini tengah.

Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, Napoli mungkin perlu mencoba formasi 4-1-4-1 untuk menempatkan McTominay dan De Bruyne berdampingan bersama Frank Anguissa dan Stanislav Lobotka. Namun, dua nama terakhir masih terkendala kebugaran sehingga belum bisa tampil maksimal dalam eksperimen taktik Conte.

Kondisi tersebut membuat Napoli kehilangan stabilitas permainan di sektor tengah, sesuatu yang menurut Capello perlu segera diperbaiki. Meski kerja sama mereka belum sempurna, keduanya tetap berperan penting bagi Napoli sejauh ini.

Kevin De Bruyne mencatat tiga gol dan dua assist dari 10 pertandingan, sementara Scott McTominay menorehkan tiga gol dan satu assist dalam sembilan laga di semua kompetisi.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan