
aiotrade, JAKARTA – Ikatan Alumni Pariwisata Trisakti (IKAPTRI) mengadakan pelatihan kompetensi dan sertifikasi profesional di bidang keamanan pangan bersama Muning Global Academy yang didukung oleh CKP–CBT Centre. Pelatihan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pariwisata dan hospitality.
Ketua Umum IKAPTRI, Catur Prasetyo menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dan sertifikasi dalam beberapa bidang strategis seperti Food Handler (Penjamah Makanan), Food Safety Inspector (Inspektur Keamanan Pangan), HACCP Facilitator (Fasilitator Sistem HACCP), serta Pengembangan GMP (Good Manufacturing Practice) dan SSOP (Sanitation Standard Operating Procedure).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“IKAPTRI berperan sebagai mitra pengembangan SDM sekaligus penyedia tenaga pengelola yang harus memiliki kualifikasi minimal KKNI Level 4 sesuai standar kompetensi kerja nasional,” ujar Catur.
Menurutnya, pelatihan ini merupakan langkah nyata alumni Trisakti dalam mendukung link and match antara dunia pendidikan, dunia industri, dan kebutuhan kompetensi kerja. “Kami ingin memastikan bahwa alumni dan pelaku industri pariwisata memiliki keterampilan yang terverifikasi dan diakui secara profesional. Program ini bukan hanya tentang pelatihan, tetapi tentang menciptakan standar baru dalam kualitas tenaga kerja,” tambahnya.
Muning Global Academy, Ayu Dian Amartani menyambut baik sinergi dengan IKAPTRI yang diharapkan mampu memperluas akses pelatihan berbasis kompetensi, serta mensukseskan salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo dalam memperkuat pembangunan SDM Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Surono, yang mewakili CKP-CBT Centre, menyatakan bahwa lembaganya siap mensukseskan kolaborasi strategis ini. CKP-CBT Centre memiliki keahlian dalam Sistem Keamanan Pangan Nasional dan Internasional.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga alumni, lembaga pelatihan, dan dunia usaha untuk mendukung keberhasilan Program MBG serta mencetak SDM unggul, kompeten, dan berdaya saing tinggi.
Tujuan Pelatihan
Pelatihan yang diselenggarakan oleh Muning Global Academy bertujuan untuk:
- Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam bidang keamanan pangan.
- Memastikan peserta memiliki sertifikasi yang diakui secara profesional.
- Meningkatkan kompetensi SDM di bidang pariwisata dan hospitality.
Bidang yang Dilatih
Peserta akan memperoleh pelatihan dalam beberapa bidang strategis, yaitu:
- Food Handler (Penjamah Makanan): Memberikan pengetahuan dasar tentang cara menangani makanan dengan aman.
- Food Safety Inspector (Inspektur Keamanan Pangan): Melatih kemampuan untuk memantau dan menilai keamanan pangan.
- HACCP Facilitator (Fasilitator Sistem HACCP): Mengajarkan sistem HACCP untuk mencegah risiko keamanan pangan.
- Pengembangan GMP (Good Manufacturing Practice): Membantu peserta memahami prinsip-prinsip manufaktur yang baik.
- SSOP (Sanitation Standard Operating Procedure): Menjelaskan prosedur sanitasi yang diperlukan dalam lingkungan kerja.
Peran IKAPTRI
IKAPTRI berperan sebagai mitra pengembangan SDM sekaligus penyedia tenaga pengelola yang memiliki kualifikasi minimal KKNI Level 4. Hal ini sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional yang berlaku. Selain itu, IKAPTRI juga berupaya untuk memastikan bahwa alumni dan pelaku industri pariwisata memiliki keterampilan yang terverifikasi dan diakui secara profesional.
Sinergi Lembaga
Kolaborasi antara IKAPTRI, Muning Global Academy, dan CKP-CBT Centre diharapkan menjadi contoh nyata sinergi antara lembaga alumni, lembaga pelatihan, dan dunia usaha. Sinergi ini bertujuan untuk mendukung keberhasilan Program MBG serta mencetak SDM unggul, kompeten, dan berdaya saing tinggi.