Dukung Swasembada Pangan, Unsoed Latih Petani Jamur di Majenang

admin.aiotrade 12 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Dukung Swasembada Pangan, Unsoed Latih Petani Jamur di Majenang
Dukung Swasembada Pangan, Unsoed Latih Petani Jamur di Majenang

Pembinaan Budidaya Jamur di Desa Mulyasari

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) melakukan kegiatan pembinaan langsung kepada Kelompok Petani Jamur Berkah Nurmushroom di Desa Mulyasari, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan peningkatan kapasitas serta keterampilan kepada petani dalam mengelola usaha budidaya jamur.

Manfaat Nutrisi dan Ekonomi dari Budidaya Jamur

Ahli budidaya jamur dari Unsoed, Prof Dr Nuraeni Ekowati, menjelaskan bahwa jamur pangan memiliki nilai gizi yang tinggi dan juga memiliki potensi ekonomi yang besar. Menurutnya, jamur edible mushroom mengandung senyawa bioaktif seperti antimikroba, antioksidan, dan immunomodulator yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Jamur pangan tidak hanya enak dimakan, tetapi juga sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh,” jelas Prof. Nuraeni. Ia menekankan pentingnya penggunaan jamur sebagai sumber nutrisi alternatif yang bisa ditanam dengan mudah dan hasilnya bisa dipasarkan secara luas.

Sementara itu, anggota Tim PKM dari Fakultas Bisnis Unsoed, Monica Rosiana, S.E., M.Si, menambahkan bahwa usaha budidaya jamur tiram putih memiliki dua manfaat utama: memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membuka peluang bisnis yang menjanjikan.

“Jika dikelola dengan serius dan berkelanjutan, jamur tiram dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang signifikan,” ujarnya. Ia menyarankan agar para petani lebih memperhatikan teknik budidaya yang efisien dan pengemasan produk yang menarik untuk meningkatkan daya saing pasar.

Dukungan untuk Ekonomi Desa Menuju Indonesia Emas 2045

Kegiatan pembinaan ini juga diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi desa dan mendukung visi Indonesia Emas 2045. Koordinator kegiatan, Prof Dr Sri Lestari, menyatakan bahwa dampak pengabdian Unsoed telah dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

“Pembinaan UKM jamur ini tidak hanya dilakukan di Majenang, tetapi juga kami lakukan di Kecamatan Winduaji,” jelasnya. Ia menekankan bahwa program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan memberikan pelatihan dan akses terhadap teknologi budidaya yang modern.

Apresiasi dari Petani

Atas pendampingan yang diberikan, Nurkustanto menyampaikan rasa terima kasih kepada Unsoed dan Kemendikbudristek RI. Ia mengungkapkan bahwa program ini benar-benar membantu meningkatkan keterampilan dan produksi para petani.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan pelatihan dari Unsoed. Program ini sangat bermanfaat bagi kami,” ungkapnya. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menciptakan dampak positif yang lebih luas.

Inovasi dan Teknologi dalam Budidaya Jamur

Selain pelatihan teknis, tim PKM juga memberikan informasi tentang inovasi dan teknologi terbaru dalam budidaya jamur. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.

  • Teknik budidaya yang digunakan mencakup penggunaan media tanam yang sesuai, pengaturan suhu dan kelembapan, serta penerapan sistem irigasi yang efisien.
  • Pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi pemantauan kondisi lingkungan dan sistem manajemen produksi juga diajarkan agar pengelolaan usaha lebih efektif dan mudah diakses.

Dengan adanya dukungan dan pelatihan yang diberikan, diharapkan para petani dapat mengembangkan usaha budidaya jamur secara mandiri dan berkelanjutan. Hal ini akan berdampak positif pada perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat setempat.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan