
Di Balik Artis Dunia.CO.ID - JAKARTA.
PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) berhasil mencatatkan laba bersih pada tahun 2025 sebesar Rp30,870 miliar atau sekitar Rp30,9 miliar. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan laba yang dicatatkan pada tahun 2024 yang mencapai Rp91,6 miliar. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PT Dyandra Media International Tbk, Daswar Marpaung, dalam konferensi pers setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Senin (11/5/2026) di Hotel Santika Premiere, Jakarta Barat.
Daswar menjelaskan bahwa penurunan laba tersebut dipengaruhi oleh penurunan pendapatan perusahaan sepanjang tahun 2025. Pada tahun tersebut, DYAN berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp1,219 triliun. Salah satu segmen bisnis utama yang memberikan kontribusi terbesar adalah bisnis event atau exhibition organizer.
Menurut Daswar, kondisi makroekonomi yang masih dinamis menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kinerja perusahaan. Selain itu, penyesuaian anggaran promosi dari sektor korporasi dan pemerintah serta fluktuasi daya beli masyarakat turut memengaruhi aktivitas pemasaran dan partisipasi pelaku usaha dalam berbagai event dan pameran.
Selain itu, laba operasi perusahaan juga mengalami penurunan. Laba operasi pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp46,5 miliar, sedangkan pada tahun 2024 mencapai Rp130,6 miliar. Penurunan ini terjadi karena menurunnya permintaan pasar industri MICE baik dari asosiasi maupun korporasi, serta pengurangan pesanan event dari pemerintah akibat efisiensi anggaran pemerintah dan kondisi ekonomi global.
Secara lebih rinci, kontribusi pendapatan dari bisnis event atau exhibition organizer mencapai Rp977,6 miliar atau sebesar 80% dari total pendapatan. Pendapatan terbesar kedua berasal dari bisnis Convention & Exhibition Hall senilai Rp152,9 miliar atau sebesar 12%. Sementara itu, pendapatan dari bisnis hotel mencapai Rp55,8 miliar atau sebesar 5%, dan pendapatan dari bisnis pendukung event sebesar Rp38,8 miliar atau sebesar 3%.
Hingga akhir tahun 2025, total aset DYAN tercatat sebesar Rp1,257 triliun. Aset lancar mencapai Rp625,7 miliar dan aset tidak lancar sebesar Rp630,9 miliar. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024, total aset DYAN mengalami kenaikan sebesar 3,7%. Sedangkan total liabilitas mengalami kenaikan sebesar 0,6% menjadi Rp533,4 miliar.
Dalam RUPST DYAN, jajaran Komisaris dan Direksi PT Dyandra Media International Tbk juga diumumkan. Berikut susunan jajaran Komisaris dan Direksi:
Jajaran Komisaris PT Dyandra Media International Tbk
Komisaris Utama : Lilik Oetomo
Komisaris : Lo Stefanus
Komisaris Independen : Widi Krastawan
Jajaran Direksi PT Dyandra Media International Tbk
Direktur Utama : Daswar Marpaung (sekaligus Direktur Utama PT Dyandra Promosindo dan Direktur PT Nusa Dua Indonesia)
Direktur : Ery Erlangga (sekaligus Direktur Utama PT Dyandra Global Edutainment, Direktur Utama PT Dyandra Mavic Internasional, Direktur Utama PT Mitra Global Animalia, dan Direktur PT Dyandra Mitra Indah)
Direktur : Riyanthi Handayani (sekaligus Direktur Utama PT Nusa Dua Indonesia)