
Kecelakaan Maut di Jalan Tol Semarang-Batang
Pada malam hari, sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Semarang-Batang, Jawa Tengah. Kecelakaan tersebut menewaskan tiga orang dan melukai puluhan penumpang bus yang berada di dalamnya. Diduga, kecelakaan ini disebabkan oleh efek aquaplanning.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kecelakaan terjadi pada hari Minggu (26/10) sekitar pukul 22.35 WIB. Bus PO Haryanto dengan nomor polisi B 7394 VGA mengalami kecelakaan di Kilometer 354, Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang. Saat kejadian, bus tersebut sedang melaju dari arah Semarang menuju Batang.
Saat itu kondisi cuaca sedang hujan deras meskipun lalu lintas cukup sepi. Bus tersebut berada di lajur kiri dan melaju di atas jalur beton yang baik. Namun, karena hujan deras, diduga ban kendaraan selip, sehingga bus oleng dan menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya terguling ke kanan.
Korban dan Penanganan Medis
Akibat kecelakaan tersebut, tiga korban meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, sebanyak 20 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis. Selain itu, 12 penumpang lainnya berhasil selamat tanpa cedera serius.
Bus yang dikemudikan oleh Ali Yudianto (36 tahun), warga Pati, saat itu sedang dalam perjalanan dari Semarang ke Batang. Setelah kecelakaan terjadi, Satlantas Polres Batang bersama PJR Tol dan Unit Laka segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan olah tempat kejadian perkara.
Evakuasi dilakukan secara dramatis karena beberapa korban sempat terjepit di dalam badan bus yang sudah terbalik. Seluruh korban dievakuasi ke rumah sakit di Batang, yaitu RSUD Kalisari Batang dan RS Qim Batang.
Penyebab Kecelakaan
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga disebabkan oleh aquaplanning. Aquaplanning adalah kondisi ketika ban kehilangan daya cengkeram karena genangan air di permukaan jalan. Hal ini sangat berbahaya terutama saat kecepatan tinggi dan kondisi cuaca tidak ideal.
Imbauan dari Kapolres
Setelah kecelakaan tersebut, Kapolres Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana mengimbau kepada seluruh pengemudi untuk lebih berhati-hati saat melintasi tol, terutama saat hujan. Ia menegaskan bahwa kecepatan tinggi saat hujan menjadi faktor utama penyebab kecelakaan fatal.
”Kami mengingatkan agar pengemudi menurunkan kecepatan dan menjaga jarak aman,” ujarnya.
Imbauan ini penting diperhatikan oleh semua pengemudi agar dapat menghindari kecelakaan serupa di masa depan. Dengan kesadaran dan kewaspadaan yang tinggi, setiap pengemudi bisa memberikan kontribusi positif dalam menjaga keselamatan berkendara di jalan raya.