
Pemkab Gorontalo Siap Lakukan Efisiensi Anggaran pada RAPBD 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo telah menyiapkan langkah strategis untuk melakukan efisiensi anggaran secara menyeluruh dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2026. Langkah ini diambil setelah dana transfer daerah dari pemerintah pusat mengalami penurunan signifikan, yaitu sekitar Rp300 miliar. Informasi ini disampaikan dalam sidang Paripurna Perdana RAPBD 2026 yang berlangsung di kantor DPRD pada Senin, 17 November 2025.
Bupati Gorontalo, Sofyan, menjelaskan bahwa arah efisiensi sudah tercantum dalam dokumen Kebijakan Umum Arah APBD (KUA-PPAS) yang sebelumnya disepakati bersama DPRD. Rincian pemangkasan anggaran akan dibahas lebih lanjut per-OPD bersama Badan Anggaran DPRD.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Induknya sudah ada di KUA-PPAS. Tinggal dibahas per OPD bersama Banggar. Polanya sudah jelas,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, penurunan dana transfer merupakan kebijakan pemerintah pusat. Meskipun demikian, daerah tetap menunggu kemungkinan adanya penyesuaian alokasi.
“Kita gunakan dulu sesuai surat yang kami terima. Kalau ada perubahan dari pusat, tentu kita sesuaikan,” katanya.
Meski terjadi pemangkasan anggaran, Bupati Sofyan memastikan bahwa anggaran untuk program prioritas tetap terjaga. Sektor penanggulangan kemiskinan, percepatan penurunan stunting, serta mandatory spending lainnya menjadi prioritas utama.
“Tugas pokok daerah tetap kita jamin. Hanya kebijakan tertentu yang digeser anggarannya,” tegasnya.
Efisiensi juga menyasar pengeluaran rutin pemerintah daerah, termasuk anggaran makan-minum OPD. Bupati menegaskan bahwa penghematan ini dilakukan dengan prinsip saling memahami.
“Banyak yang puasa. Tidak enak kalau ada yang puasa, kita makan. Jadi lebih baik puasa sama-sama,” selorohnya.
Besaran pemotongan anggaran makan-minum akan dirumuskan pada pembahasan lanjutan, sejalan dengan kebijakan efisiensi nasional. Rapat lanjutan terkait rincian pagu anggaran dijadwalkan segera digelar bersama DPRD.
Langkah-Langkah Efisiensi Anggaran
Berikut beberapa langkah yang akan dilakukan oleh Pemkab Gorontalo dalam efisiensi anggaran:
-
Pembahasan Detail per OPD:
Rincian pemangkasan anggaran akan dibahas secara detail per instansi pemerintah daerah (OPD) bersama Badan Anggaran DPRD. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa penghematan tidak mengganggu tugas pokok pemerintah daerah. -
Prioritas Program Utama:
Anggaran untuk program prioritas seperti penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting akan tetap dipertahankan. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi meskipun terjadi pemangkasan anggaran. -
Penghematan Pengeluaran Rutin:
Pengeluaran rutin, termasuk anggaran makan-minum OPD, akan diefisienkan. Bupati menegaskan bahwa semua pihak harus saling memahami dan berkomitmen pada penghematan. -
Koordinasi dengan DPRD:
Pemkab akan terus berkoordinasi dengan DPRD dalam proses pembahasan anggaran. Rapat lanjutan akan segera digelar untuk membahas rincian pagu anggaran.
Penutup
Pemkab Gorontalo menunjukkan komitmen kuat dalam menjalankan efisiensi anggaran tanpa mengabaikan tugas-tugas utama daerah. Dengan langkah-langkah yang telah dirancang, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.