Ekonomi Israel Melonjak 12,4% di Kuartal Ketiga Usai Konflik Iran Berakhir

admin.aiotrade 17 Nov 2025 4 menit 13x dilihat
Ekonomi Israel Melonjak 12,4% di Kuartal Ketiga Usai Konflik Iran Berakhir

Pemulihan Ekonomi Israel yang Cepat

Ekonomi Israel menunjukkan pemulihan yang signifikan pada kuartal ketiga tahun 2025, melebihi ekspektasi setelah kuartal kedua yang lemah akibat konflik dengan Iran dan perang Gaza. Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh sebesar 12,4 persen secara tahunan pada periode Juli hingga September, menurut data dari Biro Pusat Statistik. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 8 persen yang diperkirakan oleh para analis.

Kepala Ekonom Leader Capital Markets, Jonathan Katz, mengatakan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan kebangkitan ekonomi pasca-perang dengan Iran. Konflik selama 12 hari antara Israel dan Iran pada bulan Juni lalu sempat mengganggu perekonomian negara tersebut karena serangan rudal besar-besaran.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pertumbuhan PDB kuartal ketiga melampaui ekspektasi pasar dan didorong oleh berbagai sektor. Belanja konsumen meningkat sebesar 23,0 persen, ekspor naik 23,3 persen, dan investasi meningkat 36,9 persen. Sementara itu, belanja pemerintah tumbuh 4,4 persen.

Sejak serangan Israel terhadap Gaza pada 7 Oktober 2023, perekonomian Israel mengalami perlambatan. Sebanyak 300.000 warga sipil dipanggil untuk bertugas sebagai cadangan militer, sehingga menyebabkan pengangguran dan gangguan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi pada 2023 hanya mencapai 1 persen, sementara proyeksi untuk 2024 adalah 2,5 persen menurut Bank Israel. Proyeksi ini sedikit lebih rendah dari perkiraan Kementerian Keuangan yang memperkirakan pertumbuhan sebesar 2,8 persen.

Namun, pertumbuhan ekonomi yang tertahan selama dua tahun perang diperkirakan akan meningkat sekitar 5 persen pada 2026. Ketahanan ekonomi Israel telah mendorong indeks saham Tel Aviv mencapai rekor tertinggi, sementara shekel menguat sekitar 11 persen terhadap dolar AS tahun ini, menyentuh titik tertinggi dalam 3,5 tahun.

PDB pada kuartal kedua direvisi menjadi kontraksi 4,3 persen dari sebelumnya 3,9 persen. Bulan lalu, AS menjadi perantara gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang sebagian besar masih berlaku.

Data PDB ini dirilis setelah Biro Pusat Statistik menyatakan tingkat inflasi tahunan tetap stabil di angka 2,5 persen pada Oktober. Tingkat inflasi ini diyakini dapat mendorong Bank Israel untuk menurunkan suku bunga jangka pendek, kemungkinan paling cepat pekan depan.

“Pertumbuhan pesat pada kuartal ketiga mendukung pendekatan moneter yang hati-hati oleh Bank Israel,” kata Katz, yang memperkirakan penurunan suku bunga “setiap keputusan kedua mulai 24 November” akan mencapai 3,75 persen dari 4,5 persen saat ini.

Palestina Terus Dihancurkan


Seorang wanita Palestina berjalan di tengah hujan badai melewati bangunan yang hancur akibat serangan Israel di lingkungan Sheikh Radwan, Kota Gaza, Jumat (14/11/2025). Sebagian besar warga Gaza bergantung pada tenda-tenda usang untuk bertahan hidup. Kantor media pemerintah Gaza memperkirakan sekitar 93 persen tenda pengungsian sudah tidak layak huni, yakni sekitar 125.000 dari total 135.000 tenda.

Selama dua tahun perang di Gaza, Israel telah menghancurkan atau merusak 92 persen perumahan dan mengungsikan setidaknya 1,9 juta orang, menurut PBB. Semua institusi, mulai dari universitas hingga rumah sakit, yang membentuk masyarakat telah menjadi sasaran penghancuran. Video media sosial yang diunggah oleh tentara Israel menunjukkan pesta kekerasan, dengan rumah dan harta benda warga Palestina dijarah dan dirampok sambil diejek oleh tentara.

“Anda merasa setiap hari bisa menjadi hari terakhir Anda dan Anda dapat melakukan apa saja,” kata seorang anggota wajib militer yang hanya menyebut namanya sebagai “Yaakov”. “Bukan karena balas dendam, tetapi hanya karena Anda bisa.”

Anggota lain berbicara tentang pembakaran rumah-rumah Palestina secara rutin atau merayakan penghancuran mereka dengan buldoser. Dilansir laman Aljazirah, berbicara dari permukiman ilegal Israel di Beit El di Tepi Barat yang diduduki, Hakim Yahudi Avraham Zarbiv membanggakan dirinya mengendarai buldoser untuk menghancurkan rumah dan harta benda warga selama bertugas di Gaza.

"Saya mengunggah banyak video," ujarnya, sebelum beralih ke satu video yang menunjukkan dirinya mengemudikan buldoser, menghancurkan rumah-rumah yang jelas-jelas melanggar hukum internasional.

"Sampai akhir, sampai kemenangan, sampai penyelesaian. Kami tidak akan menyerah sampai desa ini musnah," katanya dalam video tersebut, sambil menceritakan kepada kamera bagaimana videonya "membangkitkan semangat para prajurit".

Melanjutkan komentarnya, Zarbiv mengklaim berjasa karena memelopori taktik menghancurkan seluruh rumah yang kini menjadi hal biasa di sana. "Kami mengubah perilaku seluruh pasukan," ujarnya membanggakan. "Rafah diratakan. Jabalia diratakan. Beit Hanoon diratakan. Shujayea diratakan. Dan Khan Younis diratakan."

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan