Ekonomi Kendal Tumbuh 8,84 Persen, Bupati Sebut KEK Jadi Penggerak Utama

admin.aiotrade 16 Des 2025 3 menit 12x dilihat
Ekonomi Kendal Tumbuh 8,84 Persen, Bupati Sebut KEK Jadi Penggerak Utama
Ekonomi Kendal Tumbuh 8,84 Persen, Bupati Sebut KEK Jadi Penggerak Utama

Peran Kawasan Ekonomi Khusus dalam Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Kendal

Pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kendal. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa optimalisasi kawasan tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan ekonomi daerah.

Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kendal diperkirakan mencapai angka 8–9 persen melalui pemanfaatan KEK secara maksimal. Pada triwulan III tahun 2025, perekonomian Kabupaten Kendal tercatat tumbuh sebesar 8,84 persen, menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Jawa Tengah. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas industri dan investasi di kawasan industri serta KEK Kendal.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, yang akrab disapa Mbak Tika, menyatakan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak lepas dari kontribusi KEK Kendal. "Di triwulan ketiga ini, pertumbuhan ekonomi Kendal mencapai 8,84 persen. Salah satu faktornya adalah kontribusi dari Kawasan Ekonomi Khusus Kendal," ujarnya pada Senin (15/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kendal melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait terus melakukan integrasi tenaga kerja lokal dengan kebutuhan industri. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Alhamdulillah, capaian investasi di Kendal pada triwulan ketiga ini juga menjadi yang tertinggi se-Jawa Tengah," tambahnya.

Mbak Tika berharap adanya kerja sama yang lebih erat antara perusahaan-perusahaan yang beroperasi di KEK dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Menurutnya, kemitraan tersebut dapat dijadikan salah satu syarat dalam pemberian insentif pajak bagi perusahaan di KEK. "Pertumbuhan ekonomi yang baik di Kabupaten Kendal ini juga berdampak pada penurunan angka kemiskinan," katanya.

Pengembangan KEK Kendal

Direktur Eksekutif KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat 135 perusahaan yang telah bergabung di KEK Kendal. Dari jumlah tersebut, 51 perusahaan sudah beroperasi, 37 perusahaan masih dalam tahap konstruksi, dan sisanya dalam proses persiapan pembangunan.

"Total investasi yang terserap hingga akhir September 2025 mencapai Rp 182 triliun," ungkap Juliani. Selain itu, penyerapan tenaga kerja langsung di KEK Kendal telah mencapai sekitar 38.000 orang, dengan 79 persen di antaranya merupakan tenaga kerja asal Kabupaten Kendal.

"Penyerapan tenaga kerja akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah perusahaan yang masuk dan beroperasi di KEK Kendal," tambahnya.

Strategi Peningkatan Ekonomi Daerah

Untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi, pemerintah daerah terus memperluas kolaborasi antara perusahaan di KEK dengan UMKM lokal. Hal ini dilakukan agar ada sinergi yang saling menguntungkan dan mendorong pengembangan ekonomi secara berkelanjutan.

Selain itu, pemerintah juga fokus pada pengembangan sumber daya manusia. Program pelatihan dan pendidikan vokasi dilakukan guna memenuhi kebutuhan industri yang semakin berkembang. Dengan demikian, tenaga kerja lokal dapat bersaing dan berkontribusi dalam perekonomian daerah.

Adanya KEK Kendal memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perekonomian kabupaten. Dengan pertumbuhan yang stabil dan penyerapan tenaga kerja yang tinggi, KEK Kendal menjadi contoh sukses dalam pengembangan kawasan ekonomi khusus.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meski memiliki potensi besar, KEK Kendal juga menghadapi tantangan seperti ketersediaan infrastruktur dan pengelolaan lingkungan. Namun, pemerintah dan pemangku kepentingan terus berupaya untuk mengoptimalkan semua aspek agar KEK dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Selain itu, KEK Kendal juga menjadi pusat investasi yang menarik minat para investor nasional maupun internasional. Dengan fasilitas yang lengkap dan dukungan pemerintah, KEK Kendal siap menjadi motor penggerak ekonomi Jawa Tengah.


Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan