Ringkasan Berita:
- Sri Prihatin dari Boyolali membudidayakan maggot BSF sejak dua tahun lalu, yang kini jadi sumber penghasilan dan banyak diminati.
- Maggot dijual per cup Rp5 ribu untuk umpan pancing, pakan ikan, dan dibeli peternak ayam.
- Selain bernilai ekonomi, maggot efektif mengurai kotoran ayam, mengurangi bau, dan mendukung pengelolaan limbah ternak.
aiotrade - Sri Prihatin, sosok perempuan asal Dusun Jatisari, Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah ceritakan bagaimana ia merawat maggot untuk menjadi pundi-pundi rupiah.
Masih lekat di ingatannya, dua tahun lalu Prihatin yang bergabung dalam kelompok budidaya ikan di tempat tinggalnya mulai beternak maggot.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Maggot adalah larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF) yang berwarna putih keabu-abuan, berfungsi sebagai pengurai sampah organik.
Saat belajar dulu, Prihatin merasa jijik, namun lama-kelamaan, kini ia mulai terbiasa dan menikmati proses berternak maggot.
Bahkan, maggot yang dikelola bersama kelompoknya ini kini banyak dicari.
Seperti para pemancing di tempat pemancingan hingga pemancing dengan spot di sungai.
Pada hari Jumat hingga Minggu, maggot miliknya banyak diburu oleh pemancing.
Prihatin tak menjualnya per kilogram, tapi per cup mie.
"Mie gelas itu loh, Mas. Heeh, itu per cup," ujar Prihatin saat ditemui aiotrade, Sabtu (10/1/2026).
Satu cup penuh maggot, ia banderol seharga Rp5 ribu.
Pelanggan Prihatin tak hanya pemancing, tapi juga para peternak ayam.
"Terus kita punya pelanggan juga yang ternak ayam. Ternak ayam kampung,"
Para mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang membudidayakan lele juga jadi pelanggan Prihatin.
"Terus dari mahasiswa UNS juga, itu mereka juga budidaya lele juga ngambil dari kita," ujarnya.
Dibeli Peternak Ayam
Maggot milik Prihatin juga dijual sebagai pengurai kotoran ayam.
Sri Handayani, seorang pemilik peternakan ayam yang juga tetangga Prihatin kerap membeli maggot untuk mengurai kotoran ayam.
Sri mengaku, sebenarnya ia juga beternak maggot untuk mengurai kotoran ayam.
Namun, karena banyaknya kotoran ayam, maggot miliknya tak mampu mengurai semua kotoran ayam.
Hingga akhirnya, ia membeli maggot dari kandang milik Prihatin.
"Kalau populasi maggotnya cukup, bau kandang bisa sangat berkurang," ujar Sri.
Prihatin mengatakan, cukup dengan 20 gram
"Kalau Bu Sri itu tadi belinya baby maggot, untuk mengurai kotoran ayam,"
"Itu nanti kalau kotoran ayam satu angkong itu dalam semalam sudah habis. Heeh, itu kita tebar sekitar 20 gram maggot baby, itu semalam sudah habis," tutup Prihatin.
(aiotrade, Muhammad Renald Shiftanto)