
PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) telah mencapai pencapaian signifikan dalam ekspansi bisnisnya pada tahun 2025. Perusahaan berhasil membuka sebanyak 27 toko baru, melebihi target awal yang menargetkan pembukaan lebih dari 25 gerai. Langkah ini menjadi bukti komitmen ACES dalam memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan kehadiran merek di berbagai wilayah Indonesia.
Ekspansi Ke Wilayah Baru
Melinda Pudjo, Head of Corporate Communications & Sustainability PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), menjelaskan bahwa melalui merek AZKO, perusahaan mampu menjangkau 15 wilayah baru di lapis kedua dan ketiga di Indonesia. Wilayah-wilayah tersebut dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang besar. Beberapa kota yang menjadi fokus ekspansi antara lain Abepura, Sorong, Indramayu, Palu, Kolaka, Rantau Prapat, Palangka Raya, Tuban, Batulicin, serta wilayah lainnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Ekspansi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Dengan memfokuskan diri pada kota-kota tier dua dan tier tiga, ACES mengambil langkah yang strategis karena wilayah-wilayah tersebut masih memiliki ruang penetrasi pasar yang cukup besar.
Target Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, ACES menetapkan target penambahan toko baru secara bertahap. Namun, perusahaan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta fokus pada profitabilitas. Menurut Melinda, angka pasti belum dapat diungkapkan karena masih dalam proses evaluasi dan penyesuaian dengan perkembangan pasar serta kinerja ekspansi di tahun berjalan.
Selain itu, ACES juga terus memprioritaskan penguatan dan pembaruan konsep toko, serta optimalisasi jaringan gerai di dalam negeri. Hal ini dilakukan mengingat besarnya potensi pasar Indonesia. Meski demikian, perusahaan tetap terbuka terhadap peluang ekspansi internasional di masa depan, asalkan mempertimbangkan kesiapan bisnis, kesesuaian pasar, dan keberlanjutan kinerja perusahaan.
Analisis Pasar Dan Prospek Kinerja
Menurut Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, terdapat peluang pemulihan kinerja keuangan ACES pada tahun 2025. Hal ini didukung oleh strategi ekspansi gerai di pasar domestik. Fokus pembukaan toko baru di kota-kota tier dua dan tier tiga menjadi salah satu katalis penting peningkatan volume penjualan.
Nafan menilai bahwa ekspansi di wilayah tersebut memiliki potensi pertumbuhan yang lebih besar karena masih terbukanya ruang penetrasi pasar. Selain itu, ia menekankan pentingnya fokus pada strategi penjualan melalui kanal omni-channel, mengingat saat ini sudah masuk era e-commerce.
Namun, Nafan juga menyampaikan beberapa tantangan yang harus diperhatikan. Antara lain adalah daya beli masyarakat yang cenderung terbatas, ketatnya persaingan di industri ritel, serta potensi kenaikan biaya operasional akibat meningkatnya biaya sewa dan logistik. Risiko makroekonomi seperti inflasi yang berpotensi melampaui target Bank Indonesia serta perlambatan pertumbuhan ekonomi juga menjadi perhatian.
Meskipun begitu, Nafan menilai sentimen pendukung bagi ACES pada 2026 masih lebih dominan dibandingkan faktor risikonya.
Analisis Teknikal Saham ACES
Secara teknikal, Nafan melihat kinerja harga saham ACES masih dalam fase downtrend meskipun sudah terbatas dan masuk fase bearish consolidation. Oleh karena itu, saat ini Nafan merekomendasikan untuk wait and see saham ACES.
ACES Chart
by TradingView