
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp13 Ribu
Harga emas logam mulia (LM) PT Aneka Tambang Tbk atau Antam hari ini, Rabu (10/12/2025) mengalami kenaikan sebesar Rp13 ribu sehingga menjadi Rp2.416.000 per gram. Kenaikan ini terjadi setelah dua hari sebelumnya, yaitu pada Senin (8/12/2025) yang naik Rp5 ribu, dan kemarin Selasa (9/12/2025) yang turun Rp6 ribu.
Harga Buyback Emas Juga Mengalami Kenaikan
Berdasarkan situs logammulia.com, harga buyback emas juga mengalami kenaikan pagi ini, sebesar Rp13 ribu menjadi Rp2.276.000 per gram. Harga buyback adalah harga yang ditetapkan Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan pasar untuk membeli emas kembali cukup tinggi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Daftar Harga Emas Batangan Antam Per Hari Ini
Berikut ini adalah daftar harga emas batangan Antam per hari ini dalam berbagai pecahan:
- Harga emas 0,5 gram: Rp1.258.000.
- Harga emas 1 gram: Rp2.416.000.
- Harga emas 2 gram: Rp4.772.000.
- Harga emas 3 gram: Rp7.133.000.
- Harga emas 5 gram: Rp11.855.000.
- Harga emas 10 gram: Rp23.655.000.
- Harga emas 25 gram: Rp59.012.000.
- Harga emas 50 gram: Rp117.945.000.
- Harga emas 100 gram: Rp235.812.000.
- Harga emas 250 gram: Rp589.265.000.
- Harga emas 500 gram: Rp1.178.320.000.
- Harga emas 1.000 gram: Rp2.356.600.000.
Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
Emas Fisik Sebagai Investasi Berisiko Rendah
Setiap instrumen investasi memiliki tingkat risiko berbeda. Ada yang rendah, moderat atau menengah, hingga berisiko tinggi. Menurut perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, Andy Nugroho, salah satu instrumen investasi berisiko rendah adalah logam mulia atau emas fisik. Namun, emas juga memiliki risiko tinggi hilang atau dicuri, terutama ketika dibawa bepergian.
"Risiko rendah karena pertumbuhan nilai sudah lebih tinggi dibanding bunga bank, tapi juga fluktuatif, cukup likuid. Kenapa bisa juga dikategorikan risiko tinggi, karena mudah atau rawan hilang, dicuri. Di satu sisi dia sangat praktis, mudah dibawa-bawa. Tapi itu bisa dicuri," ucap Andy kepada IDN Times.
Selain itu, Andy mengingatkan agar masyarakat memahami instrumen-instrumen investasi yang rendah risiko, tentunya juga akan memberikan imbal hasil yang lebih kecil. Sebaliknya, jika kamu mencari instrumen investasi yang imbal hasil lebih besar, maka risikonya juga tinggi atau peluang menghadapi kerugian lebih besar, high risk high return.
"Dengan adanya risiko rendah berarti return juga kecil. Jadi jangan sampai orang berasumsi risiko rendah tapi return tinggi," kata Andy.
Tips Investasi Emas
Investasi emas bisa menjadi pilihan yang baik untuk memperkuat portofolio keuangan. Namun, penting untuk memahami risiko dan manfaatnya. Beberapa tips untuk investasi emas antara lain:
- Pastikan memilih emas yang berkualitas dan dikeluarkan oleh pihak yang terpercaya.
- Simpan emas di tempat yang aman dan terlindungi dari pencurian.
- Pertimbangkan jenis emas yang sesuai dengan tujuan investasi Anda, apakah untuk jangka pendek atau panjang.
- Perhatikan kondisi pasar dan tren harga emas agar dapat memperoleh keuntungan maksimal.
Dengan memahami semua hal tersebut, investasi emas bisa menjadi pilihan yang tepat untuk melindungi nilai uang Anda.