
Performa Buruk Cremonese di Liga Italia 2025/26
Cremonese kembali gagal meraih kemenangan dalam pertandingan Liga Italia 2025/26. Tanpa kehadiran kiper utama Emil Audero yang masih cedera, tim asal Italia ini hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Udinese di Stadion Giovanni Zini, Selasa dini hari WIB.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kehadiran Audero yang absen terasa jelas pada lini pertahanan Cremonese. Marco Silvestri dipercaya menjadi starter, sementara Adrian Malovec dan Lapo Nava berada di bangku cadangan. Meski tampil solid di beberapa momen, Silvestri tetap kebobolan satu gol yang membuat Cremonese gagal mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Dengan hasil ini, Cremonese tetap tertahan di peringkat ke-10 klasemen sementara Serie A dengan 9 poin. Sementara itu, Udinese berada satu tingkat di bawahnya dengan selisih satu angka.
Awal yang Menggembirakan
Cremonese sejatinya memulai laga dengan baik. Dalam empat menit pertama, pemain pinjaman dari AC Milan, Filippo Terracciano, membuka keunggulan melalui sepakan keras di dalam kotak penalti. Gol cepat ini sempat memberi harapan untuk mengakhiri tren negatif setelah empat laga tanpa kemenangan, termasuk kekalahan telak 1-4 dari Inter Milan.
Namun, Udinese mampu bangkit di babak kedua. Pada menit ke-51, Nicolo Zaniolo menanduk bola kiriman Alessandro Zanoli untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut menegaskan ketajaman Zaniolo yang kembali menjadi andalan lini depan tim tamu.
Upaya Cremonese yang Tidak Berhasil
Setelah gol penyama, Cremonese mencoba menekan lewat penyerang veteran Jamie Vardy yang mendapat peluang emas, tetapi tendangannya berhasil diblok pemain belakang Udinese. Pada menit ke-79, peluang terbaik Cremonese datang dari tendangan bebas yang membentur tiang gawang.
Meski terus menekan di akhir laga, skor tidak berubah hingga peluit panjang berbunyi. Pertandingan ini menunjukkan bahwa Cremonese masih memiliki masalah dalam menjaga konsistensi dan mengoptimalkan peluang yang didapat.
Evaluasi Kinerja Tim
Absennya Emil Audero terlihat jelas dalam performa lini pertahanan Cremonese. Meskipun Marco Silvestri tampil cukup baik, ia tetap kebobolan satu gol yang bisa menjadi pelajaran berharga bagi tim. Penjaga gawang cadangan seperti Adrian Malovec dan Lapo Nava juga harus siap untuk mengambil alih jika kondisi kiper utama tidak membaik.
Selain itu, Cremonese perlu meningkatkan kualitas serangan mereka. Meski memiliki pemain-pemain berpengalaman seperti Jamie Vardy, mereka belum mampu memaksimalkan peluang yang ada. Strategi serangan dan koordinasi antar pemain juga perlu diperbaiki agar bisa meraih hasil yang lebih baik.
Kesimpulan
Pertandingan melawan Udinese menunjukkan bahwa Cremonese masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Meski tampil cukup bagus di awal laga, mereka gagal mempertahankan keunggulan dan hanya mampu bermain imbang. Dengan klasemen yang masih stabil di posisi ke-10, tim ini perlu segera memperbaiki performa mereka agar bisa bersaing lebih baik di musim ini.