
Penghentian Operasional Hotel Pusako Bukittinggi
PT Red Planet Indonesia Tbk. (PSKT), sebuah emiten terafiliasi dengan Happy Hapsoro, mengumumkan rencana penghentian sementara operasional Hotel Pusako Bukittinggi. Keputusan ini diambil untuk melakukan renovasi menyeluruh terhadap fasilitas hotel guna menjaga standar kualitas layanan dan keselamatan tamu.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Corporate Secretary PSKT, Seandy Khusen, rencana tersebut telah disetujui oleh rapat direksi pada 10 November 2025. Penghentian operasional akan dimulai pada 1 Januari 2026, meskipun manajemen belum memberikan informasi pasti mengenai durasi proses renovasi. Proses ini akan dilakukan setelah kajian teknis selesai.
Dampak terhadap Karyawan
Dengan penghentian sementara operasional hotel, PSKT menegaskan bahwa pihaknya tidak menutup kemungkinan terjadinya penyesuaian jumlah karyawan sesuai kebutuhan operasional. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
“Perseroan akan melakukan evaluasi dan komunikasi dengan karyawan terdampak sesuai ketentuan UU Ketenagakerjaan, termasuk opsi penempatan ulang, perumahan sementara, atau PHK dengan pemberian hak normatif,” ujar Seandy dalam keterbukaan informasi.
Pada periode sembilan bulan 2025, jumlah karyawan yang bekerja di bawah Grup PSKT mencapai 134 karyawan tetap dan 15 karyawan kontrak. Angka ini hanya sedikit menurun dari posisi 136 karyawan tetap dan 15 karyawan kontrak pada September 2024. Namun, jika opsi PHK diterapkan, jumlah total karyawan akan berkurang.
Dampak Finansial
Meskipun Hotel Pusako Bukittinggi berkontribusi sebesar 7% terhadap pendapatan dan 2% terhadap total aset PSKT, manajemen menegaskan bahwa penghentian operasional ini tidak akan berdampak secara materiil terhadap kinerja konsolidasi perseroan.
“Operasional hotel lain dalam jaringan perseroan tetap berjalan normal. Perseroan juga memiliki likuiditas dan posisi keuangan yang cukup untuk menanggung biaya renovasi serta kewajiban ketenagakerjaan selama masa penghentian,” tegas manajemen.
Peran Happy Hapsoro
Happy Hapsoro menjadi salah satu pemegang saham terbesar di PSKT melalui Basis Utama Prima. Hapsoro diketahui memiliki sekitar 4,21 miliar lembar saham atau 40,77% dari total saham PSKT.
Catatan Penting
Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.