
Korban Kapal Ferry Tenggelam di Ujoh Halang Ditemukan dalam Kondisi Meninggal Dunia
Empat korban kecelakaan kapal ferry pengangkut semen yang tenggelam di perairan Ujoh Halang, Kecamatan Long Iram, Kabupaten Kutai Barat, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (12/11/2025), setelah operasi pencarian berlangsung selama dua hari.
Operasi pencarian dipimpin oleh Basarnas Balikpapan dan melibatkan berbagai instansi seperti TNI, Polri, BPBD, serta masyarakat setempat. Tim SAR gabungan bekerja secara intensif untuk menemukan para korban yang masih hilang. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan menyampaikan rasa duka atas kematian keempat korban tersebut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Kami menyampaikan duka mendalam atas wafatnya keempat korban. Temuan ini merupakan hasil kerja keras, ketelitian, dan sinergi seluruh tim di lapangan. Operasi masih akan terus dilanjutkan untuk mencari empat korban lainnya,” ujarnya.
Kronologi Penemuan Korban
Berikut adalah kronologi penemuan korban oleh tim di lapangan:
- Pukul 06.00 WITA: Korban pertama, Marselus Bouk alias Cello (24), ditemukan berjarak 3,69 kilometer dari Lokasi Kejadian Peristiwa (LKP).
- Pukul 06.50 WITA: Korban kedua, Anci Anwar (50), ditemukan 5,4 kilometer dari LKP.
- Keduanya dievakuasi ke RSUD Harapan Insan Sendawar, Barong Tongkok, untuk identifikasi dan penyerahan kepada keluarga.
- Pukul 08.20 WITA: Korban ketiga, Dedi (47), ditemukan di koordinat 0°3'22.50"S 115°40'42.90"E, sekitar 13,2 kilometer dari LKP.
- Pukul 08.50 WITA: Korban keempat, Yanto (41), ditemukan di sekitar LKP, tepatnya di koordinat 0°1'59.72"S 115°36'15.99"E.
Dengan temuan ini, 4 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang dan terus dicari. Tim SAR memusatkan pencarian di sekitar lokasi utama, dengan memperluas area berdasarkan arus sungai dan kondisi cuaca terkini.
Sinergi Antarinstansi dalam Operasi Pencarian
Sinergi antarinstansi sangat penting dalam operasi seperti ini. Tim SAR gabungan terus bekerja sama untuk memastikan semua korban dapat ditemukan. Kepala KPP Balikpapan menegaskan komitmennya untuk menemukan seluruh korban, apa pun kondisinya.
“Kami tetap berkomitmen penuh untuk menemukan seluruh korban, apa pun kondisinya,” tegasnya.
Basarnas menegaskan operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak dan relawan.