Enam rumah terbakar di Dulalowo, dua ludes dan 16 KK terdampak

admin.aiotrade 17 Des 2025 3 menit 13x dilihat
Enam rumah terbakar di Dulalowo, dua ludes dan 16 KK terdampak
Enam rumah terbakar di Dulalowo, dua ludes dan 16 KK terdampak

Kebakaran Hebat di Gorontalo, Enam Rumah Ludes Terbakar

Di kota Gorontalo, sebuah peristiwa kebakaran hebat terjadi di Jalan Madura, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, pada hari Selasa (16/12/2025) siang. Peristiwa ini menimpa sebanyak enam rumah warga, dengan dua di antaranya ludes terbakar, sementara empat lainnya mengalami kerusakan akibat kobaran api.

Kebakaran ini berdampak pada 16 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari total 51 jiwa. Di antara para korban terdapat beberapa kelompok rentan, seperti dua penyandang disabilitas, dua orang lanjut usia, serta empat balita. Hal ini memperlihatkan betapa seriusnya dampak kebakaran terhadap masyarakat setempat.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Camat Kota Tengah, Sitami Suratinoyo, mengungkapkan bahwa hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun, pihak kecamatan dan kelurahan langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan untuk memastikan penanganan awal berjalan lancar.

“Informasi dari pak lurah ada sekitar enam rumah yang terbakar, yang ludes dua rumah,” ujar Sitami.

Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 13.00 Wita, kobaran api disertai asap hitam tebal terlihat membumbung tinggi ke udara. Keadaan di lokasi sempat mencekam karena beberapa kali terdengar dentuman keras, meskipun sumber suara tersebut belum dapat dipastikan.

Warga setempat bersama aparat TNI dan petugas pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan pemadaman. Di tengah kepanikan, sejumlah warga berusaha menyelamatkan barang-barang berharga dari rumah yang terancam api. Bahkan, beberapa pemuda nekat memanjat atap rumah untuk membantu memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain yang berada di kawasan padat penduduk tersebut.

Padatnya warga di sekitar lokasi sempat menyulitkan proses penanganan kebakaran. Untuk menghindari risiko lanjutan, aliran listrik akhirnya diputus oleh pihak PLN.

Terkait kerugian materiil, pihak kecamatan belum dapat merinci nilai pastinya karena pendataan masih terus dilakukan. Sementara itu, untuk tempat tinggal sementara, para korban yang memiliki keluarga memilih mengungsi ke rumah kerabat. Khusus bagi lansia, telah disiapkan tempat penampungan sementara di Kecamatan Sipatana.

Sitami memastikan bantuan darurat akan segera direalisasikan. Pendataan korban telah dilakukan langsung oleh Dinas Sosial, PMI, dan Baznas.

“Jadi sudah didata langsung oleh Dinsos, PMI dan Baznas,” katanya.

Selain itu, sejumlah donatur juga dilaporkan telah mulai menyalurkan bantuan kebutuhan darurat kepada para korban kebakaran.

Pemadam Kebakaran dan Bantuan Darurat

Proses pemadaman kebakaran melibatkan berbagai pihak, termasuk petugas pemadam kebakaran dan warga setempat. Mereka bekerja sama untuk memastikan api tidak merambat ke bangunan-bangunan lain di sekitar lokasi. Tindakan cepat dan kolaborasi antara warga dan petugas menjadi kunci dalam mengendalikan situasi.

Beberapa pemuda bahkan turun tangan dengan cara yang sangat berani, seperti memanjat atap rumah untuk membantu memadamkan api. Meski tindakan ini cukup berisiko, mereka tetap berupaya untuk melindungi lingkungan sekitar.

Pihak PLN juga turut berkontribusi dengan memutus aliran listrik untuk menghindari risiko tambahan. Tindakan ini menunjukkan pentingnya koordinasi antar lembaga dalam menghadapi bencana.

Bantuan untuk Korban Kebakaran

Untuk kebutuhan darurat, bantuan telah mulai datang dari berbagai pihak. Donatur-donatur yang peduli terhadap kondisi korban kebakaran memberikan dukungan berupa makanan, perlengkapan hidup, dan kebutuhan pokok lainnya.

Selain itu, pihak Dinas Sosial, PMI, dan Baznas telah melakukan pendataan secara langsung terhadap para korban. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua kebutuhan korban terpenuhi secara tepat dan efisien.

Bagi para lansia, pemerintah setempat telah menyiapkan tempat penampungan sementara di Kecamatan Sipatana. Tempat ini dirancang untuk memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi para lansia yang terkena dampak kebakaran.

Penyebab Kebakaran Masih Dalam Penyelidikan

Meski telah dilakukan berbagai upaya penanganan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim investigasi sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan sumber api dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian ini.

Dengan adanya dugaan bahwa kebakaran bisa saja terjadi akibat kesalahan teknis atau faktor eksternal, pihak berwajib akan terus melakukan analisis untuk memastikan tidak terulangnya kejadian serupa di masa depan.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan