
Persiapan untuk Mencari Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa saat ini belum ada langkah konkret yang dilakukan oleh PSSI dalam mencari pelatih baru untuk Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Hal ini terkait dengan rencana ke depan yang akan dijalani oleh tim nasional setelah beberapa perubahan penting dalam struktur kepelatihan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Timnas Indonesia dipastikan tidak akan tampil dalam agenda FIFA Matchday yang akan berlangsung pada bulan November. Ini memberikan ruang bagi PSSI untuk melakukan pencarian pelatih yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan tim. Waktu yang tersedia antara pemutusan hubungan kerja dengan Patrick Kluivert dan jadwal FIFA Matchday yang cukup dekat membuat proses ini menjadi lebih kompleks.
PSSI dan Patrick Kluivert resmi mengakhiri kerja sama pada 16 Oktober 2025 silam. Sebagai informasi, kegagalan dalam kepemimpinan Patrick Kluivert menjadi pelajaran penting bagi PSSI, terutama dalam upaya untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Oleh karena itu, PSSI berkomitmen untuk mencari kandidat yang lebih sesuai dengan ekspektasi dan target jangka panjang.
Erick Thohir menjelaskan bahwa saat ini pihaknya memerlukan waktu untuk melakukan pencarian pelatih baru. Menurutnya, situasi saat ini cukup menantang karena pelatih sebelumnya menghadapi ancaman serius. Ia juga menyebut adanya indikasi diskriminasi yang dialami oleh Patrick dan stafnya.
“Kalau ditanya kita sudah mengontak calon pelatih ya belum,” ujarnya. “Sekarang kita sedang menjaga persepsi di industri sepak bola dunia bahwa kita bukan bangsa yang tercerminkan hari ini dengan beberapa diskriminasi dan ancaman ke pribadi,” tambah Erick Thohir.
Sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick kini lebih fokus pada aspek internal Timnas. Ia melakukan sosialisasi dengan para pemain mengenai kondisi yang sedang berlangsung. Ia juga menegaskan bahwa pelatih baru yang akan dipilih adalah sosok yang belum pernah melatih timnas sebelumnya. Karena itu, reuni Shin Tae-yong dengan Timnas Indonesia kemungkinan tak terjadi.
“Itu yang sedang kita sosialisasi termasuk dengan para pemain, itu yang harus kita jaga,” katanya. “Karena kita tidak mungkin mengontak dan kita belum ada mencari siapa pun tapi kita akan move on ke pelatih baru,” lanjutnya.
Tantangan dalam Mencari Pelatih Baru
Erick juga menambahkan bahwa tantangan untuk mendapatkan pelatih baru tidaklah mudah. PSSI berkeinginan untuk menemukan pelatih yang memiliki visi jangka panjang dan target untuk lolos ke Piala Dunia. Tekanan yang dihadapi akan menjadi tantangan tersendiri. Namun, Erick Thohir berkomitmen untuk berusaha semaksimal mungkin.
Pernyataan tersebut juga menanggapi berbagai spekulasi mengenai pencarian pelatih untuk skuad Garuda. “Tapi kita belum kontak karena saya, Sekjen PSSI, dan beberapa Exco sedang juga coba merajut semua yang ada di Indonesia dan luar negeri,” ujarnya. “Benar-benar kita dalam posisi prihatin dan tidak mudah untuk meyakinkan banyak pihak,” tutupnya.