Fadhlullah Pimpin Upacara Hari Pahlawan di Banda Aceh

admin.aiotrade 10 Nov 2025 2 menit 31x dilihat
Fadhlullah Pimpin Upacara Hari Pahlawan di Banda Aceh
Fadhlullah Pimpin Upacara Hari Pahlawan di Banda Aceh

Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 di Aceh

Pada hari Senin, 10 November 2025, Lapangan Blang Padang di Banda Aceh menjadi tempat berlangsungnya upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025. Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE, bertindak sebagai inspektur upacara dalam perayaan ini. Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda Aceh, TNI/Polri, ASN, pelajar, serta organisasi kemasyarakatan.

Tema peringatan tahun ini adalah “Pahlawanku Teladanku — Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.” Tema ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya mengambil teladan dari para pahlawan bangsa. Dalam amanat yang dibacakan oleh Wagub Fadhlullah, Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menekankan bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan tidak hanya terpahat dalam sejarah, tetapi juga menjadi cahaya yang menerangi jalan bangsa hingga saat ini.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menteri Sosial menyampaikan bahwa kemerdekaan Indonesia adalah hasil dari perjuangan panjang yang dilandasi kesabaran, keberanian, dan keikhlasan. Ia menegaskan bahwa para pahlawan bukan sekadar nama-nama yang terukir di batu nisan, melainkan tokoh-tokoh yang memberikan kontribusi nyata untuk kesejahteraan bangsa.

Dalam amanatnya, disebutkan tiga teladan utama yang dapat diwarisi dari para pahlawan, yaitu:

  • Kesabaran dalam menghadapi ujian dan perbedaan untuk mencapai tujuan bersama.
  • Semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.
  • Pandangan jauh ke depan untuk berjuang demi generasi mendatang.

“Setelah merdeka, para pahlawan tidak berebut jabatan atau balasan, tetapi kembali mengabdi untuk rakyat. Di sanalah letak kehormatan sejati—pada manfaat yang ditinggalkan, bukan pada kedudukan yang dimiliki,” kutip amanat tersebut.

Selain itu, Menteri Sosial juga menekankan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan senjata, melainkan melalui ilmu, empati, dan pengabdian. Namun, semangat perjuangan tetap sama: membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal.

Menutup amanatnya, Menteri Sosial menyerukan semangat untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja keras, berpikir jernih, dan melayani dengan tulus agar “api perjuangan itu tidak pernah padam.”

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan