Fadli Zon Jamin Soeharto hingga Marsinah Layak Jadi Pahlawan Nasional

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Fadli Zon Jamin Soeharto hingga Marsinah Layak Jadi Pahlawan Nasional

Penjelasan Ketua Dewan GTK tentang Usulan Pahlawan Nasional

Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) RI, Fadli Zon, menyatakan bahwa seluruh tokoh yang diusulkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menjadi pahlawan nasional telah memenuhi kriteria yang ditetapkan. Hal ini disampaikan Fadli Zon sebagai respons terhadap berbagai pro dan kontra yang muncul terkait usulan nama Soeharto sebagai pahlawan nasional.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Diketahui, ada sebanyak 40 tokoh yang diajukan oleh Kemensos untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional. Di antara nama-nama tersebut, terdapat dua mantan presiden Republik Indonesia, yaitu Soeharto dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur), serta aktivis buruh Marsinah.

Fadli Zon menjelaskan bahwa semua tokoh yang diusulkan dari Kemensos memenuhi syarat secara kriteria. Namun, ia menekankan bahwa Dewan GTK masih akan melakukan pembahasan lanjutan sebelum menyerahkan rekomendasi kepada Presiden Prabowo Subianto untuk diputuskan.

"Jadi kalau soal memenuhi syarat sih, memenuhi syarat. Saya tidak mau mendahului, semuanya itu, nanti ada prosesnya," ujar Fadli Zon di Kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (24/10/2025).

Ia juga menyampaikan bahwa pengumuman gelar pahlawan nasional akan dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan yang jatuh setiap 10 November.

"Kurang lebih, karena ini dalam rangka Hari Pahlawan," tutur politikus Gerindra tersebut.

Proses Penentuan Calon Pahlawan Nasional

Penentuan calon pahlawan nasional melalui proses panjang yang melibatkan berbagai tingkatan. Sebanyak 40 nama yang diusulkan oleh Kemensos merupakan hasil usulan masyarakat dari berbagai daerah, mulai dari tingkat kabupaten/kota. Setelah itu, nama-nama tersebut dibahas di tingkat provinsi, kemudian diproses di Kementerian Sosial sebelum diajukan ke Dewan GTK.

Dari sana, Dewan GTK akan melakukan seleksi dan mengajukan sejumlah nama kepada Presiden Prabowo Subianto untuk ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

"Ada diskusi dengan publik, dengan akademisi, ada seminar-seminarnya, baru kemudian ke TP2GP, tim peneliti yang ada di Kementerian Sosial, baru dikirimkan kepada Dewan Gelar Tanda Jasa, Tanda Kehormatan," ucap Fadli Zon.

Usulan Nama-Nama Tokoh yang Diajukan

Sebelumnya diberitakan, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajukan 40 nama tokoh untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional kepada Fadli Zon pada Selasa (21/10/2025).

Dari 40 nama tokoh yang diusulkan, terdapat beberapa nama yang cukup dikenal, seperti Soeharto hingga Marsinah.

"Usulan ini berupa nama-nama yang telah dibahas selama beberapa tahun terakhir. Ada yang memenuhi syarat sejak lima atau enam tahun lalu, dan ada pula yang baru diputuskan tahun ini. Di antaranya Presiden Soeharto, Presiden Abdurrahman Wahid, dan juga Marsinah," tutur Gus Ipul.

Berikut adalah Daftar Nama-Nama yang Diusulkan:

  • Soeharto – Mantan Presiden RI yang memiliki peran signifikan dalam pembangunan dan stabilitas nasional.
  • Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Mantan Presiden RI yang dikenal sebagai tokoh yang mengedepankan demokrasi dan pluralisme.
  • Marsinah – Aktivis buruh yang gugur dalam perjuangan untuk hak-hak pekerja.
  • Tokoh-Tokoh Lainnya – Termasuk tokoh-tokoh dari berbagai bidang, seperti seni, pendidikan, dan sosial.

Proses pemilihan ini tidak hanya melibatkan pihak pemerintah, tetapi juga melibatkan masukan dari masyarakat luas dan akademisi. Dengan demikian, usulan pahlawan nasional diharapkan dapat mencerminkan kontribusi nyata para tokoh terhadap bangsa dan negara.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan