Fakta Mengejutkan: Jumlah Bom Meledak di SMAN 72 Diungkap

admin.aiotrade 12 Nov 2025 2 menit 13x dilihat
Fakta Mengejutkan: Jumlah Bom Meledak di SMAN 72 Diungkap
Fakta Mengejutkan: Jumlah Bom Meledak di SMAN 72 Diungkap

Penjelasan Kombes Pol Henik Maryanto Mengenai Ledakan Bom di Jakarta

Polda Metro Jaya memberikan informasi terkini mengenai kejadian ledakan bom yang terjadi di wilayah Jakarta. Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Kombes Pol Henik Maryanto menjelaskan bahwa dari tujuh bom yang disiapkan oleh seorang terduga pelaku, empat di antaranya meledak di area masjid SMAN 72 Jakarta pada hari Jumat (7/11).

"Secara keseluruhan, ada tujuh bom yang ditemukan. Empat di antaranya meledak, sedangkan tiga lainnya masih aktif dan sudah kami amankan di Markas Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya," jelas Henik.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Henik, pihaknya menemukan dua lokasi kejadian peledakan. Lokasi pertama berada di dalam masjid yang berada di lingkungan SMAN 72 Jakarta, sementara lokasi kedua terletak di bank sampah dan Taman Baca.

"Dari temuan tersebut, kami menganalisa bahwa terduga pelaku tidak meledakkan bom di dalam masjid. Hal ini didasarkan pada penemuan remote yang masih aktif di Taman Baca," ujar Henik.

Di lokasi bank sampah, pihak kepolisian menemukan empat bom. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya telah diledakkan, sedangkan dua lainnya masih aktif. Sementara itu, di lokasi pertama (masjid) terdapat dua bom yang telah meledak dengan sistem pengendali (receiver) yang dioperasikan menggunakan remote. Remote tersebut ditemukan di Taman Baca.

"Sementara itu, di lokasi kedua ditemukan dua bom dengan sumbu bakar dan penutup pipa 3/4 inci yang sudah meledak, tetapi tidak secara sempurna (low order) sehingga hanya tutupnya yang rusak," tambah Henik.

Henik menekankan bahwa pihaknya telah melakukan sterilisasi untuk mencari bom yang masih aktif dan juga telah menjinakkan bom yang terdeteksi aktif. Selain itu, polisi juga mengamankan bahan peledak di lokasi tersebut, serta melakukan pengamatan di daerah ledakan.

"Setelah itu kami melakukan sterilisasi ulang untuk memastikan tidak ada bom aktif lainnya yang terlewat, dan menyatakan bahwa lokasi kejadian sudah aman," tuturnya.

Proses Penanganan Ledakan Bom

Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam menangani kejadian ledakan bom:

  • Pengamanan Bom Aktif
    Tiga bom yang masih aktif telah diamankan di Markas Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya. Proses pengamanan ini dilakukan setelah pihak kepolisian melakukan sterilisasi dan menjinakkan bom yang terdeteksi aktif.

  • Pemeriksaan Lokasi Ledakan
    Pihak kepolisian melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi kejadian, termasuk di bank sampah dan Taman Baca. Mereka juga melakukan pengamatan terhadap bahan-bahan yang ditemukan, seperti sumbu bakar dan penutup pipa.

  • Pengecekan Ulang
    Setelah proses sterilisasi awal, pihak kepolisian melakukan sterilisasi ulang untuk memastikan tidak ada bom aktif yang terlewat. Hasilnya, lokasi kejadian dinyatakan aman.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan