
Fakta Terbaru Mengenai Penculikan Bilqis di Makassar
Penculikan anak kecil bernama Bilqis Ramadhany (4) yang terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, ternyata menyimpan fakta yang sangat mengerikan. Pelaku utama dari kasus ini, Sri Yuliana alias SY (30), diketahui juga menjual anak kandungnya sendiri. Hal ini menjadi salah satu poin penting dalam penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwajib.
Anak-anak Pelaku Ditempatkan di Rumah Aman
Dua anak dari pelaku Sri Yuliana saat ini sedang berada di rumah aman dan mendapatkan pengawasan ketat dari petugas UPTD PPA Makassar. Konselor Hukum UPTD PPA Makassar, Sitti Aisyah, mengungkapkan bahwa informasi tersebut diperoleh langsung dari anak-anak pelaku selama proses pendampingan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Anaknya ini (SY) ada lima. Kalau informasi (ada anaknya dia jual) saya dapat dari anaknya. Ini sementara didalami juga sama pihak kepolisian. Karena banyak yang tahu bahwa mamanya ini yang jual anak,” ujar Sitti kepada awak media di UPTD PPA Makassar, Selasa (11/11/2025).
Anak-anak Jadi Pancingan dalam Penculikan
Ternyata, dua anak dari Sri Yuliana juga terlibat langsung dalam penculikan Bilqis. Mereka disuruh oleh ibunya untuk memanggil Bilqis agar bisa diculik. Informasi ini berasal dari laporan yang diberikan oleh Sitti Aisyah.
“Yang pasti waktu sampai di sana, anak diminta pelaku (SY) untuk panggil Bilqis main-main,” tambah Sitti.
Selain itu, salah satu anak dari Sri Yuliana juga menjadi korban kekerasan seksual oleh pamannya sendiri di Makassar. “Salah satunya anaknya SY itu korban kekerasan seksual dari pamannya juga yang di Makassar,” bebernya.
Saat ini, kedua anak tersebut masih menjalani pendampingan psikologis oleh petugas UPTD PPA Makassar. Untuk pendidikannya, pihak UPTD akan berkoordinasi dengan sekolah agar pemulihan bisa berjalan lancar. Selain itu, layanan psikolog juga diberikan sebagai bagian dari perlindungan terhadap anak-anak tersebut.
Penetapan Empat Tersangka dalam Kasus Penculikan
Setelah melakukan penyelidikan intensif, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan Bilqis dalam keadaan sehat di SPE Gading Jaya, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Bilqis ditemukan pada Sabtu (8/11/2025) malam setelah hilang pada Minggu (2/11/2025) saat bermain di Taman Pakai Sayang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.
Hasil penyidikan mengungkap bahwa Bilqis dijual dengan harga sekitar Rp 80 juta oleh jaringan pelaku dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) lintas provinsi. Polisi menetapkan empat tersangka dalam kasus ini, yaitu:
- Sri Yuliana alias SY (30) – warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
- Nadia Hutri alias NH (29) – warga Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
- Meriana alias MA (42) – warga Kabupaten Merangin, Jambi.
- Adit Prayitno Saputra alias AS (36) – pasangan kekasih Meriana, warga Kabupaten Merangin, Jambi.
Sri Yuliana masih menjalani pemeriksaan di Polrestabes Makassar. Saat ini, pihak berwajib terus memperdalam kasus ini untuk mencari tahu lebih lanjut tentang peran masing-masing tersangka serta alur penjualan anak yang dilakukan oleh jaringan kriminal tersebut.