Fakta Mengejutkan Penganiayaan Berdarah di Jembatan Papakelan Minahasa

admin.aiotrade 24 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Fakta Mengejutkan Penganiayaan Berdarah di Jembatan Papakelan Minahasa
Fakta Mengejutkan Penganiayaan Berdarah di Jembatan Papakelan Minahasa

Pelaku Penganiayaan dengan Pisau Ditangkap oleh Tim Resmob Polres Minahasa

Kasus penganiayaan yang melibatkan dua orang pelaku, NK (16) dan NR (27), terjadi di sekitar jembatan Kelurahan Papakelan, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Kedua pelaku ini melakukan tindakan kekerasan terhadap korban RK (17), seorang warga setempat. Akibat peristiwa tersebut, kedua pelaku akhirnya ditangkap oleh Tim Resmob Polres Minahasa yang dipimpin oleh KBO Reskrim Ipda Samsul Arasj.

Lokasi Kejadian

Kelurahan Papakelan berada tidak jauh dari pusat Kota Tondano, ibu kota provinsi Sulawesi Utara. Jarak antara lokasi kejadian dengan pusat kota hanya sekitar 4,7 kilometer atau membutuhkan waktu sekitar 11 menit perjalanan menggunakan kendaraan. Sedangkan jarak dari Manado, ibu kota provinsi, adalah sekitar 36,1 kilometer atau sekitar 1 jam 17 menit perjalanan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Peristiwa Penganiayaan

Peristiwa bermula pada Selasa, 21 Oktober 2025, sekitar pukul 09.00 WITA. Saat itu, korban RK sedang melintas menggunakan sepeda motor di sekitar jembatan. Di tengah perjalanan, korban dihadang oleh pelaku. Salah satu pelaku kemudian mengeluarkan pisau penikam dan langsung menyerang korban. Rekan pelaku lainnya membantu dengan mendorong korban hingga terjatuh.

Korban Melakukan Perlawanan

Saat korban mencoba melarikan diri, pelaku NK kembali menyerang dengan menusukkan senjata tajam ke bagian punggung korban. Meskipun dalam kondisi terluka, korban berhasil menyelamatkan diri dan meminta pertolongan kepada warga sekitar. Setelah itu, kedua pelaku melarikan diri ke arah perkebunan Kaaten.

Penangkapan Pelaku

Polres Minahasa segera merespons laporan penganiayaan menggunakan senjata tajam ini dengan menerjunkan Tim Resmob untuk mencari para pelaku. Tim Resmob melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku. Dalam waktu beberapa jam setelah kejadian, kedua pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

Proses Hukum dan Imbauan Masyarakat

Setelah ditangkap, kedua pelaku dibawa ke Mapolres Minahasa beserta barang bukti. Kini, mereka harus menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Polres Minahasa juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan setiap potensi tindak kriminal melalui layanan darurat 110 Polres Minahasa.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan