Fakta Mengejutkan Siswa FN yang Ledakkan SMAN 72 Jakarta, Tulis Pesan dengan Darah Sendiri, Sebut Ke

admin.aiotrade 12 Nov 2025 4 menit 17x dilihat
Fakta Mengejutkan Siswa FN yang Ledakkan SMAN 72 Jakarta, Tulis Pesan dengan Darah Sendiri, Sebut Ke
Fakta Mengejutkan Siswa FN yang Ledakkan SMAN 72 Jakarta, Tulis Pesan dengan Darah Sendiri, Sebut Kematian

Fakta Baru Mengenai Siswa FN Terduga Pelaku Peledakan SMAN 72 Jakarta

Baru-baru ini, muncul fakta baru mengenai siswa FN yang terduga sebagai pelaku peledakan di SMAN 72 Jakarta. Dalam peristiwa tersebut, FN ditemukan dalam kondisi bersimbah darah setelah ledakan terjadi. Ia kini berstatus Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) dan sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka serius yang dideritanya.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, FN diduga sengaja menyalakan bom rakitan di dekat kepalanya. Ledakan itu menyebabkan luka parah hingga membutuhkan operasi. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa ledakan ketiga yang terjadi di area bank sampah sekolah berasal dari bom sumbu rakitan yang dibuat sendiri oleh F.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Ledakan kedua, di lokasi tempat yang bersangkutan ditemukan luka, menggunakan sumbu. Sehingga mengakibatkan luka di bagian kepala yang bersangkutan,” ujar Iman dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya.

Sebelum ledakan ketiga terjadi, dua bom remote telah meledak di area masjid saat Salat Jumat berlangsung. Tak lama kemudian, ledakan ketiga terdengar dari arah bank sampah, tempat F ditemukan dalam kondisi tak berdaya. Di sekitar tubuhnya, polisi menemukan senjata mainan laras panjang, pistol, beberapa bom rakitan yang belum sempat diledakkan, serta secarik kertas berlumur darah.

Pada kertas tersebut tertulis satu kata dengan huruf besar berwarna merah, yakni "DIE". Tulisan tersebut diduga dibuat oleh F menggunakan darahnya sendiri sebelum menyalakan bom di dekat kepalanya. Namun hingga kini, motif pasti di balik tindakan F masih dalam penyelidikan.

Curhatan Siswa FN yang Mencuri Perhatian

Di sisi lain, terungkap pula curhatan siswa FN yang sempat bocor. Curhatan tersebut berisi perasaan ketidaksukaannya terhadap sesuatu. Isi curhat terduga pelaku terkuak saat pihak kepolisian melakukan pemeriksaan di kelas.

FN dikenal sebagai sosok yang jarang bergaul dan lebih sering menyendiri. Salah satu siswa SMAN 72 Jakarta, Z, menyebut bahwa FN kerap menyendiri di sekolah. “Katanya dari kelas XI dia selalu menyendiri,” kata Z. Siswa lain juga mendengar kabar bahwa FN kerap dirundung (di-bully).

Namun yang janggal, korban ledakan kebanyakan adalah adik kelas FN. Teman seangkatannya justru banyak yang tidak masuk karena sedang mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA). “Aneh, karena korban-korbannya tidak bersalah terhadap terduga pelaku. Tidak ada kaitannya,” ungkap Z.

Tak hanya di sekolah, FN juga tertutup di kalangan tempat tinggalnya. Ia disebut tak pernah bersosialisasi dengan tetangga. Berdasarkan kesaksian ketua RT Danny Rumonfor, terduga pelaku lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah. Ia juga menjelaskan remaja tersebut tidak pernah bergaul di lingkungannya.

Pengungkapan Curhatan Melalui Gambar dan Tulisan

Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi, gambar dan tulisan FN mengarah pada ketidaksukaannya pada sesuatu. Namun, rasa ketidaksukaan itu tak bisa ia sampaikan secara frontal. Sehingga ia menyampaikannya lewat tulisan dan gambaran.

“Ada wujud rasa ketidaksukaan, rasa menyampaikan, tetapi tidak secara frontal. Menyampaikan dengan tulisan, gambaran-gambaran,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto.

Meski tak dirinci pihak kepolisian, beredar di media sosial tulisan-tulisan aneh FN di meja kelasnya. Di mejanya, ia menulis menggunakan spidol nama-nama pelaku penembakan di luar negeri. Ia juga membuat tulisan "manusia hama" dan "natural born killer".

Temannya pun membenarkan, FN kerap membuat gambar yang tak lazim. “Sering buat gambar-gambar, foto-foto yang kayak tentang berdarah, teroris, bendera amerika. Gambar-gambar yang berdarah gitu. Sering nonton tembak-tembakan gitu,” tuturnya.

Penanganan dan Penyelidikan Lebih Lanjut

Tim penyidik juga menurunkan psikolog untuk melakukan asesmen kondisi kejiwaan serta menggali kemungkinan motif di balik aksinya. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Tim Densus 88 Antiteror Polri menemukan total tujuh bom rakitan di lingkungan sekolah.

Dua di antaranya meledak di masjid, satu di area baca, dan empat lainnya di sekitar bank sampah. “Semua bom dirakit sendiri. Pelaku mempelajari cara merakitnya dari internet,” ungkap Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, AKBP Mayndra Eka Wardhana.

Meski belum ditemukan indikasi keterlibatan pihak lain, penyidik tetap menelusuri potensi adanya pengaruh dari jejaring digital ekstremisme yang bisa mendorong aksi tersebut.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan