Fakta Menyedihkan Kekalahan Juventus dari Lazio, Kesalahan Besar Jonathan David Jadi Sorotan

admin.aiotrade 27 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Fakta Menyedihkan Kekalahan Juventus dari Lazio, Kesalahan Besar Jonathan David Jadi Sorotan
Fakta Menyedihkan Kekalahan Juventus dari Lazio, Kesalahan Besar Jonathan David Jadi Sorotan

Kekalahan Juventus dari Lazio Mengungkapkan Masalah Serius

Pada dini hari Senin (27/10/2025), Juventus kembali merasakan kekalahan dalam pertandingan lanjutan Liga Italia. Kali ini, mereka takluk dari Lazio dengan skor 1-0. Kekalahan ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi I Bianconeri di musim 2025-2026.

Gol tunggal yang menciptakan kemenangan Lazio tercipta pada menit ke-9. Gol tersebut dihasilkan oleh Toma Basic setelah mendapatkan umpan dari Danilo Cataldi. Bola yang diberikan Cataldi berasal dari kesalahan fatal yang dilakukan penyerang Juventus, Jonathan David. Kesalahan itu memungkinkan Lazio merebut bola dan mengarahkannya ke Basic.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tembakan dari luar kotak penalti yang dilakukan Basic kemudian mengenai kaki Federico Gatti, sehingga membuat bola berbelok arah dan sulit diantisipasi oleh kiper Juventus, Mattia Perin. Hingga akhir pertandingan, Juventus gagal mencetak gol untuk menyamakan kedudukan.

Rekor Buruk yang Kembali Muncul

Kegagalan Juventus dalam mencetak gol dalam pertandingan ini memicu munculnya rekor buruk yang terjadi sejak 34 tahun lalu. Berdasarkan data dari Opta, Juventus kini tercatat gagal mencetak gol dalam empat laga beruntun di segala ajang.

Rekor ini mengingatkan pada situasi pada tahun 1991, ketika Juventus juga gagal mencetak gol dalam empat laga beruntun. Pada masa itu, tim yang dilatih oleh Luigi Maifredi gagal mencetak gol ke gawang Sampdoria, Lecce, dan Lazio di Liga Italia serta AS Roma di Coppa Italia.

Di musim ini, Juventus juga mengalami hal serupa. Mereka gagal mencetak gol ke gawang AC Milan, Como, dan Lazio di Liga Italia serta Real Madrid di Liga Champions. Rekor ini menjadi peringatan bagi Si Nyonya Tua bahwa performa mereka sedang dalam kondisi yang tidak stabil.

Ancaman untuk Pelatih Igor Tudor

Kekalahan dari Lazio membuat Juventus terlempar dari zona Eropa dan kini duduk di peringkat kedelapan Liga Italia. Jika performa tidak segera diperbaiki, pelatih Igor Tudor bisa saja mengikuti jejak Luigi Maifredi, yang dipecat pada akhir musim 1990-1991 karena hasil yang tidak memuaskan.

Selain itu, kekalahan ini juga membuat Juventus menelan kekalahan ketiga secara beruntun di segala ajang. Catatan ini memperpanjang rekor tak pernah menang dalam delapan pertandingan terakhir. Dalam delapan laga tersebut, Juventus meraih lima hasil imbang dan tiga kekalahan.

Kemenangan Terakhir yang Sudah Lama Terjadi

Kemenangan terakhir yang diraih oleh Juventus terjadi pada 13 September 2025 saat menghadapi Inter Milan. Pada pertandingan tersebut, Juventus berhasil mengalahkan rival abadinya dengan skor 4-3. Hasil ini membuat mereka sempat duduk di peringkat kedua Liga Italia 2025-2026.

Namun, sejak saat itu, performa Juventus terus menurun. Kekalahan dari Lazio menjadi bukti bahwa tim yang berbasis di Turin ini membutuhkan perbaikan segera jika ingin kembali bersaing di papan atas Liga Italia dan kompetisi Eropa.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan