Fakta Pilu Bocah Dirantai Orang Tua Tiri di Lampung, Wagub Jihan Beri Penjelasan

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Fakta Pilu Bocah Dirantai Orang Tua Tiri di Lampung, Wagub Jihan Beri Penjelasan
Fakta Pilu Bocah Dirantai Orang Tua Tiri di Lampung, Wagub Jihan Beri Penjelasan

Fakta-fakta Bocah Dirantai oleh Orang Tua di Lampung

Seorang bocah berusia enam tahun, bernama Sp, kembali menjadi perhatian publik setelah diketahui dirantai dan digembok oleh orang tuanya di Kabupaten Mesuji, Lampung. Kejadian ini terjadi di Pemukiman Karya Tani Register 45, Kecamatan Mesuji Timur, yang merupakan tempat tinggal korban.

Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Prenanta Al Ghazali menjelaskan bahwa kejadian tersebut telah terjadi dua kali. Pertama, pada 16 Oktober 2025 sekitar pukul 10.00-10.30 WIB, ayah tirinya, Teguh Suwito (33), memasang rantai di kaki Sp. Kemudian, pada Sabtu (18/10/2025) sekira pukul 10.30 WIB, ibu kandung korban, Emi Susanti, kembali menggembok anaknya tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kejadian ini diketahui setelah pelapor, Made Suwija (50), menerima laporan dari tetangga bahwa Sp dirantai di dalam rumah. Setelah mendengar kabar tersebut, Made langsung menuju ke rumah korban dan membobrok pintu. Saat tiba di lokasi, ia menemukan Sp dengan kaki sebelah kanan terikat rantai besi.

Dengan bantuan masyarakat sekitar, Made berhasil melepaskan rantai yang mengikat kaki Sp. Selanjutnya, ia melaporkan kejadian tersebut ke Polres Mesuji. Pihak kepolisian kemudian mengamankan orang tua korban untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kunjungan Wagub Lampung ke Rumah Sp

Wakil Gubernur (Wagub) Lampung Jihan Nurlela melakukan kunjungan ke rumah Sp setelah mengetahui kejadian ini. Ia menjelaskan bahwa alasan orang tua merantai anaknya adalah karena mereka harus melakukan kontrol kesehatan anak kedua mereka ke rumah sakit setiap bulan.

Menurut Jihan, anak pertama S tidak bisa diajak kontrol karena keluarga hanya memiliki akses kendaraan motor. Hal ini membuat orang tua Sp memutuskan untuk mengikat kaki anaknya agar tidak meninggalkan rumah saat mereka pergi.

Ayah Sp, yang merupakan buruh harian lepas, mengaku kesalahan dalam tindakan tersebut. Polres Mesuji akhirnya menindaklanjuti kasus ini secara hukum. Pemerintah Provinsi Lampung, bersama Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), akan memberikan pendampingan psikologis dan intervensi kesehatan bagi Sp.

Penanganan Kesehatan Anak

Dirut RSUD Ragam Begawe Caram Mesuji akan melakukan intervensi gizinya karena berat badan Sp ketinggalan dan mengalami stunting. Selain itu, Sp juga memiliki penyakit jantung bawaan yang memerlukan penanganan khusus.

Jihan menyatakan bahwa penegakan hukum dilakukan dengan adil, dengan melihat latar belakang keluarga. Menurutnya, keluarga Sp tinggal di desa dengan masalah kompleks, termasuk masalah ekonomi dan keluarga. Oleh karena itu, diperlukan penanganan komprehensif yang luas, terutama untuk masalah kesehatan dan latar belakang ekonomi.

Pendampingan Keluarga

Bupati Mesuji Elfianah mengatakan bahwa pihaknya sangat mengedepankan kemanusiaan dalam pendampingan anak tersebut. Anak kedua atau adik dari Sp juga mengalami masalah berat badan yang kurang, sehingga perlu perhatian khusus.

Masalah hukum terkait kejadian ini diserahkan kepada pihak berwajib. Elfianah berharap masalah ini dapat segera diselesaikan karena kondisi keluarga sangat kompleks.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan