Fakta Terbaru Ledakan SMAN 72 Jakarta: Wamenko Sebut Senjata yang Ditemukan Hanya Mainan

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 21x dilihat
Fakta Terbaru Ledakan SMAN 72 Jakarta: Wamenko Sebut Senjata yang Ditemukan Hanya Mainan


aiotrade

Temuan Benda Mirip Senjata Api di Lokasi Ledakan SMAN 72 Jakarta Dipastikan Mainan

Pada Jumat siang (7/11), terjadi ledakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Jakarta. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, benda yang ditemukan di lokasi kejadian ternyata bukan senjata asli, melainkan mainan. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam), Lodewijk Freidrich Paulus, setelah ia mengunjungi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

”Ada gambar itu tapi ternyata senjata mainan. Senjata mainan, bukan senjata beneran. Setelah kami cek itu senjata mainan,” ujar Lodewijk kepada awak media.

Menurut informasi yang didapatkan oleh Lodewijk, ledakan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Ledakan tersebut berada di area masjid yang ada di SMAN 72 Jakarta. Selain itu, terdengar dua kali ledakan. Ledakan pertama terjadi di area masjid, sedangkan ledakan kedua terjadi di luar area masjid namun masih berada dalam lingkup sekolah.

”Ledakan itu ada 2 kali. Pertama agak belakang, kedua dekat pintu musala atau masjid,” jelas dia.

Lodewijk menegaskan bahwa pihaknya akan menyerahkan seluruh proses penyelidikan kepada petugas kepolisian. Ia belum dapat menyampaikan apakah ledakan tersebut terkait dengan aksi terorisme.

”Masih diselidiki, jangan dikatakan jumping conclusion bahwa ini aksi teroris. Kita belum sampai ke sana. Biarkan aparat bekerja dulu. Pada gilirannya, temuannya tentunya akan disampaikan kepada rekan-rekan media sekalian. Jadi kita tunggu saja,” tambahnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan pasca-ledakan yang terjadi pada siang tadi. Termasuk dalam hal ini adalah temuan-temuan petugas di lokasi ledakan yang berada di Komplek Kodamar TNI AL.

”Kami belum bisa memastikan rakitan atau pabrikan, tapi benar ada benda seperti senjata (di lokasi ledakan),” kata Kombes Budi.

Namun, Kombes Budi belum dapat memberikan informasi lebih detail mengenai ledakan tersebut. Ia hanya menyampaikan bahwa Polda Metro Jaya sedang mencari tahu asal usul ledakan yang terjadi. Informasi lanjutan akan disampaikan dalam kesempatan berikutnya.

”Masih didalami, lagi disisir sama gegana. Ada SOP khusus, kami belum tahu asal muasal ledakan dari apa,” terang dia.

Proses Penyelidikan Masih Berlangsung

Selain itu, pihak kepolisian juga melakukan penyisiran di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan. Proses ini dilakukan dengan memperhatikan protokol keselamatan dan keamanan yang ketat.

  • Dalam proses penyelidikan, petugas juga memeriksa semua kemungkinan sumber ledakan, termasuk adanya benda-benda mencurigakan yang mungkin tersembunyi di area sekolah.
  • Tim Gegana Polda Metro Jaya terlibat langsung dalam proses penyisiran untuk memastikan keamanan lingkungan sekitar.
  • Semua temuan di lokasi kejadian akan menjadi bahan analisis untuk menentukan penyebab pasti dari ledakan tersebut.

Langkah Pencegahan dan Kesadaran Masyarakat

Sementara proses penyelidikan berlangsung, pihak sekolah dan aparat keamanan tetap meningkatkan pengawasan di sekitar SMAN 72 Jakarta. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi insiden serupa di masa depan.

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Seluruh hasil penyelidikan akan disampaikan secara resmi melalui jalur yang telah ditentukan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan