
FBI sedang memperluas pencarian terhadap pelaku penembakan yang terjadi di kampus Universitas Brown. Tim investigasi FBI telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, yang menewaskan dua mahasiswa. Berdasarkan gambar yang diunggah oleh FBI melalui media sosial, mereka sedang melakukan pemeriksaan forensik di area bersalju di luar kampus di Providence, Rhode Island.
Pejabat setempat juga mengunggah video kronologi baru yang menampilkan terduga tersangka berjalan melewati wilayah permukiman dekat kampus. Kepala kepolisian setempat, Oscar Perez, menyampaikan bahwa ada rekaman video yang jelas dan meminta masyarakat untuk memperhatikan gerak tubuh serta postur individu tersebut sebagai bantuan dalam identifikasi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Kami meminta masyarakat untuk melihat gerak tubuh dan postur tubuh yang bisa membantu Anda mengidentifikasi individu ini," ujar Perez. Ia juga mengimbau warga yang memiliki kamera CCTV di rumah atau kendaraan untuk menyerahkan rekamannya kepada polisi. Menurut informasi dari Perez, penyelidik telah menerima sekitar 2.000 informasi yang dapat ditindaklanjuti.
Selain itu, FBI menawarkan imbalan sebesar USD 50 ribu bagi siapa pun yang bisa memberikan informasi yang membantu menangkap pelaku. FBI menyatakan bahwa pelaku dianggap sebagai individu yang berbahaya dan bersenjata. Tinggi badannya sekitar 170 sentimeter dengan postur tubuh yang kekar.
Identitas Korban Tewas Penembakan di Universitas Brown

Dua mahasiswa yang tewas dalam peristiwa tersebut adalah Ella Cook, yang merupakan wakil presiden asosiasi Partai Republik di Universitas Brown, dan Mukhammad Aziz Umurzokov, seorang mahasiswa asal Uzbekistan.
Ella Cook, yang menempuh pendidikan di Brown dari Mountain Brook, Alabama, dikenal sebagai anggota komunitas yang bersemangat dengan rasa tahu intelektual yang tinggi. Ia tertarik pada studi Prancis dan Frankofon. Presiden Universitas Brown, Christina H. Paxson, menyampaikan rasa duka atas kematian Ella.
Sementara itu, Mukhammad Aziz Umurzokov dikenal sebagai sosok yang rajin, teliti, dan disiplin. Ia tengah mengejar ambisinya untuk menjadi seorang ahli bedah syaraf dan ingin memberikan dampak positif kepada dunia. Paxson menyampaikan rasa duka atas kematian Mukhammad.
Peristiwa Penembakan di Universitas Brown
Penembakan di Universitas Brown terjadi pada Sabtu (13/12). Saat itu, seorang pria dengan senapan masuk ke dalam gedung kampus saat ujian sedang berlangsung. Ia melepaskan tembakan dan kemudian kabur.
Polisi sempat menangkap satu orang yang diduga terkait dengan penembakan tersebut. Namun, orang tersebut dibebaskan setelah dinilai tidak terkait dengan kejadian tersebut.
Menurut data dari Gun Violence Archive, tercatat lebih dari 300 penembakan massal yang terjadi di Amerika Serikat sepanjang tahun ini. Hal ini menunjukkan meningkatnya kekhawatiran terhadap kekerasan berbasis senjata api di negara tersebut.