Festival Teluk Doreh 2025: Pelestarian Budaya dan Kembang Kreatif Manokwari

admin.aiotrade 13 Nov 2025 2 menit 15x dilihat
Festival Teluk Doreh 2025: Pelestarian Budaya dan Kembang Kreatif Manokwari
Festival Teluk Doreh 2025: Pelestarian Budaya dan Kembang Kreatif Manokwari

Festival Teluk Doreh 2025 Resmi Dibuka di Manokwari

Pemerintah Kabupaten Manokwari secara resmi membuka Festival Teluk Doreh 2025 yang berlangsung pada tanggal 13 hingga 15 November di Lapangan Dermaga AL Biriosi. Acara ini menjadi momen penting untuk mengangkat kekayaan budaya, memperkuat ekonomi kreatif, serta mempromosikan pariwisata daerah.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan festival tahun ini memiliki makna strategis bagi masyarakat. Festival Teluk Doreh diselenggarakan untuk kedua kalinya setelah sukses digelar pada tahun sebelumnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Kekayaan budaya dan alam kita adalah aset bangsa yang tak ternilai harganya. Karena itu, kita memiliki alasan kuat untuk kembali menyelenggarakan festival ini,” ujar Hermus.

Hermus menekankan bahwa keberagaman budaya, kearifan lokal, dan kreativitas masyarakat Manokwari merupakan peradaban indah yang harus dijaga bersama. Menurutnya, festival ini dirancang untuk mendongkrak sektor pariwisata, membuka lapangan kerja, serta memperkuat branding Manokwari sebagai Kota Olahraga dan Budaya.

“Festival ini adalah karya kolaborasi semua elemen masyarakat yang mempertontonkan warisan leluhur sekaligus memadukannya dengan semangat zaman," katanya.

“Inilah bentuk kebanggaan kita kepada dunia bahwa Manokwari menjaga tradisi, namun juga terus berinovasi,” tambahnya.

Berbagai Aktivitas yang Ditampilkan

Selain menampilkan seni dan budaya, Festival Teluk Doreh juga menghadirkan kegiatan ekonomi kreatif, termasuk Festival Mama Papua yang menampilkan hasil olahan tangan ibu-ibu pengrajin lokal. Produk UMKM seperti kuliner, kerajinan, dan cenderamata menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Hermus menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga peluang ekonomi bagi masyarakat. “Ketika festival berjalan, hotel, restoran, dan pedagang semua ikut menikmati dampaknya. Pemerintah daerah akan terus mendorong keterlibatan sektor swasta dan masyarakat dalam kegiatan yang menggerakkan ekonomi lokal,” ujarnya.

Ia berharap Festival Teluk Doreh ke depan dapat berkembang menjadi ajang berskala nasional bahkan internasional. “Semakin banyak orang datang ke Manokwari, semakin besar dampak ekonominya bagi masyarakat kita,” tegas Hermus.

Apresiasi kepada Semua Pihak

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, aparat keamanan, pelaku UMKM, dan seluruh pihak yang turut menyukseskan festival. “Mari kita jadikan momentum bersejarah ini sebagai pembangkit semangat baru untuk membangun Manokwari yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tutupnya.

Festival Teluk Doreh 2025 diharapkan menjadi ajang yang tidak hanya memperkuat identitas budaya Papua Barat, tetapi juga memberikan hiburan, manfaat ekonomi, dan kebanggaan bagi masyarakat Manokwari.



Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan