FHQ DPW Jabar Beri Apresiasi Pelatihan Manajemen Lembaga Al-Qur'an di Tasikmalaya

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 15x dilihat
FHQ DPW Jabar Beri Apresiasi Pelatihan Manajemen Lembaga Al-Qur'an di Tasikmalaya
FHQ DPW Jabar Beri Apresiasi Pelatihan Manajemen Lembaga Al-Qur'an di Tasikmalaya

Apresiasi atas Sukses Pelatihan Manajemen Pengelolaan Lembaga Al-Quran di Kota Tasikmalaya

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Huffazhil Quran (FHQ) Provinsi Jawa Barat memberikan apresiasi tinggi terhadap kesuksesan pelatihan manajemen pengelolaan lembaga Al-Quran yang diselenggarakan di Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FHQ Kota Tasikmalaya dan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tasikmalaya.

Pelatihan ini dinilai sangat penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan Al-Quran di Jawa Barat. Dengan fokus pada penguatan tata kelola lembaga, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sistem pengelolaan yang profesional dan berkelanjutan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Penguatan Tata Kelola Lembaga Al-Quran

Ketua DPW FHQ Jawa Barat, Ustadz Agus Yosep Abduloh, M.Pd.I., MBA yang akrab disapa Ustadz AYA menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penyelenggaraan pelatihan tersebut. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini memiliki peran sentral dalam memperkuat tata kelola lembaga Al-Quran di wilayahnya.

"Kami berharap, kegiatan ini menjadi wasilah untuk memperkuat tata kelola lembaga Al-Quran, meningkatkan kualitas para pengelola dan pengajar, serta mempererat ukhuwah di antara para pejuang Al-Quran," tegas Ustadz AYA.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan ini, termasuk panitia pelaksana, pemateri, dan secara khusus kepada Ustadz Ajaz Al Jambiyi (Ponder Trijuz Purwakarta), yang telah berbagi ilmu dan pengalaman berharga.

Tujuan Pelatihan Tingkatan Profesionalisme dan Kemandirian

Pelatihan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai Rumah Tahfizh Quran (RTQ), lembaga pendidikan Al-Quran, dan mitra dakwah lainnya. Kehadiran KASI PAKIS (Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam) Kemenag Kota Tasikmalaya, H. Danial Abdul Holik, S.Ag., M.Si, menunjukkan dukungan resmi terhadap inisiatif ini.

Ustadz AYA menjelaskan sejumlah tujuan utama dari penyelenggaraan pelatihan, yang berfokus pada peningkatan profesionalisme dan sinergi. Beberapa tujuan utama meliputi:

  • Peningkatan Kompetensi: Memastikan pengelola lembaga mampu mengelola lembaganya secara profesional, efektif, dan berkelanjutan.
  • Penguatan Administrasi: Mewujudkan tata kelola yang tertib, transparan, dan sesuai dengan standar kelembagaan yang baik.
  • Kolaborasi dan Sinergi: Menjadi ajang pertukaran pengalaman dan mempererat silaturahmi antar pengelola se-Kota Tasikmalaya dan sekitarnya.
  • Kualitas Layanan: Mendorong lembaga memberikan pelayanan terbaik dalam pembelajaran, tahsin (perbaikan bacaan), tahfizh (menghafal), dan pembinaan karakter santri.
  • Kemandirian Lembaga: Mendorong terwujudnya lembaga Al-Quran yang memiliki visi kuat, pengelolaan profesional, serta mandiri dan unggul.

Semangat Hari Santri Nasional

Lebih lanjut, Ustadz AYA mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan manajemen ini merupakan bagian integral dari semangat memeriahkan Hari Santri Nasional (HSN) yang baru saja diperingati.

"Kegiatan ini juga adalah bagian dari tekad kita bersama dalam memeriahkan Hari Santri Nasional, dengan semangat bahwa 'Santri Hebat, Indonesia kuat, dan Quran tetap terjaga di hati dan amal umat'," pungkasnya.

Harapan untuk Kolaborasi di Daerah Lain

Apresiasi dari FHQ Jawa Barat ini diharapkan menjadi pemicu bagi inisiatif serupa di daerah lain. Kolaborasi antara organisasi Al-Quran dan Kemenag dianggap krusial untuk memastikan bahwa lembaga pendidikan Al-Quran memiliki manajemen yang profesional dan mampu mencetak generasi penghafal Al-Quran yang berkualitas di masa mendatang.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan