Program Pemberdayaan Perempuan di Bandung
Di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks, Universitas Katolik Parahyan (UNPAR) meluncurkan program pemberdayaan perempuan bertajuk “Cantik Finansial”. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kesejahteraan finansial perempuan di Kota Bandung. Dengan demikian, program ini juga berupaya memperkuat ketahanan keluarga dari gejolak ekonomi rumah tangga.
Langkah ini sangat penting mengingat data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat 2024 mencatat bahwa Kabupaten dan Kota Bandung memiliki angka perceraian tertinggi di provinsi tersebut. Banyak gugatan perceraian berasal dari pihak perempuan, dengan penyebab utama adalah masalah ekonomi dan pertengkaran akibat kesulitan finansial yang berlarut-larut.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Banyak perempuan kini memegang dua peran sekaligus, sebagai ibu rumah tangga dan pencari nafkah. Namun tidak semua punya kepercayaan diri atau kemampuan mengelola keuangan dengan baik. Di sinilah pentingnya pelatihan dasar pengelolaan keuangan agar perempuan bisa lebih bijak mengatur ekonomi keluarga,” jelas Dr. Deti Mulyo Harsono, Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat UNPAR.
Pelatihan dan Pendampingan: Dari Trauma Finansial Menuju Kemandirian
Program Cantik Finansial difokuskan pada perempuan pelaku UMKM yang tergabung dalam Paguyuban Pengusaha Karsa Mandiri (PPKM) Kota Bandung. Kegiatan berlangsung sejak Agustus hingga Oktober 2025, dengan tiga tahapan utama:
- Pelatihan pengelolaan keuangan keluarga dan usaha;
- Penyusunan tujuan hidup dan keuangan jangka panjang; dan
- Pendampingan personal agar peserta lebih percaya diri mengambil keputusan finansial.
Dalam sesi pelatihan, para peserta tidak hanya diajarkan cara mencatat dan mengatur uang, tetapi juga diajak menyembuhkan “trauma keuangan masa lalu” yang sering membayangi kehidupan perempuan.
“Banyak perempuan takut bicara soal uang karena pengalaman buruk di masa lalu. Kami ingin ubah pandangan itu: uang bukan sumber masalah, tapi alat yang bisa membawa berkah jika dikelola dengan baik,” ujar Coach Katie, fasilitator dalam pelatihan tersebut.
Dr. Deti menambahkan, banyak peserta yang sebelumnya belum pernah mencatat keuangan pribadi maupun usaha. “Kondisi ini sering jadi pemicu stres dan depresi. Melalui program ini, kami tidak hanya memberi pengetahuan, tapi juga membentuk perilaku keuangan yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Perempuan Cerdas Finansial, Keluarga Lebih Tangguh

Tidak hanya aspek ekonomi, program ini juga menyentuh sisi psikologis dan emosional perempuan. Pelatihan dilakukan secara interaktif agar para peserta termotivasi untuk mengubah kebiasaan finansial mereka dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketika perempuan berdaya secara finansial, mereka lebih siap menghadapi tantangan hidup. Keluarga pun menjadi lebih kuat dan sejahtera,” kata Dr. Deti.
Selain memberikan manfaat langsung bagi peserta, program Cantik Finansial juga menghasilkan modul edukasi, publikasi ilmiah, dan dokumentasi video yang bisa menjadi bahan pembelajaran di wilayah lain.
Mendorong Gerakan Literasi Keuangan Perempuan di Jawa Barat
UNPAR berencana memperluas jangkauan program ini melalui kemitraan dengan pemerintah daerah, komunitas perempuan, serta pelaku UMKM. Harapannya, “Cantik Finansial” bisa menjadi gerakan berkelanjutan yang membentuk ekosistem perempuan cerdas finansial di Jawa Barat.
“Kami ingin memberikan ruang belajar yang benar-benar memberdayakan perempuan, agar mereka bisa menentukan masa depannya sendiri — dimulai dari kesadaran dalam mengelola uang,” tutup Dr. Deti Mulyo Harsono.
Tentang Program “Cantik Finansial”
- Penyelenggara: Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR)
- Sasaran: Perempuan pelaku UMKM di Bandung
- Durasi: Agustus–Oktober 2025
- Tujuan: Meningkatkan literasi keuangan, membentuk perilaku finansial sehat, dan memperkuat ketahanan keluarga.