
Peran Strategis SPBU dalam Mendukung Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Pegiat perlindungan konsumen sekaligus Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi, menilai bahwa SPBU Pertamina perlu terus berinovasi dalam pelayanan. Menurutnya, fokus hanya pada distribusi bahan bakar tidak cukup. Kini, kenyamanan pengguna SPBU menjadi aspek penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap Pertamina.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
SPBU memiliki peran strategis, bukan hanya untuk mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Tulus menjelaskan bahwa SPBU sebagai infrastruktur energi memiliki peran signifikan. Bukan hanya untuk mendukung mobilitas warga, tetapi juga untuk menyokong pertumbuhan ekonomi.
"SPBU sebagai infrastruktur energi, punya peran signifikan; bukan hanya untuk mendukung mobilitas warga, tetapi juga untuk menyokong pertumbuhan ekonomi," ujar Tulus dalam keterangannya, Sabtu (25/10).
Ia mengapresiasi kemampuan Pertamina yang mengelola lebih dari 7.000 SPBU di seluruh Indonesia. Menurutnya, menjaga keandalan dan performa pelayanan di negara kepulauan seperti Indonesia bukanlah pekerjaan mudah.
"Performa dan keandalan SPBU Pertamina bukan hanya soal menjamin kepastian dalam volume/takaran saja, tetapi dimensi-dimensi lain yang lebih membumi dan manusiawi bagi penggunanya," jelasnya.
Inovasi Sederhana yang Berdampak Besar
Tulus mencontohkan salah satu improvisasi sederhana namun berdampak besar bagi konsumen. Yakni petugas SPBU yang menawarkan jasa membuang sampah dari kendaraan pelanggan.
"Salah satu improvisasi kecil tetapi sangat berarti bagi pengguna SPBU adalah adanya petugas yang menawarkan jasa untuk membuang sampah, jika ada sampah di dalam mobil pengguna SPBU. Ini ide yang amat kreatif dan sangat menyentuh hati," tuturnya.
Ia berharap inovasi tersebut bisa dikembangkan di lebih banyak SPBU Pertamina, terutama di kota besar, rest area jalan tol, dan SPBU COCO (Company Owned Company Operated) yang dikelola langsung oleh Pertamina.
SPBU Signature: Membangun Citra Modern dan Berkelas
Lebih lanjut, Tulus juga menyoroti kehadiran SPBU Signature yang diluncurkan Pertamina. Menurutnya, inovasi ini sangat positif dalam membangun citra SPBU yang modern dan berkelas.
"Improvisasi Pertamina dengan meluncurkan SPBU Signature, dari sisi marketing juga langkah yang inovatif. Ini sangat positif untuk membangun image bahwa SPBU Pertamina memang SPBU yang berkelas," kata Tulus.
Ia mendorong agar SPBU Signature diperbanyak, namun tetap dengan standar pelayanan yang jelas dan pengawasan yang ketat.
Pelayanan Berbasis Generasi Muda
Selain itu, Tulus juga menilai penting bagi Pertamina untuk membuat improvisasi pelayanan yang berbasis generasi muda atau Gen Z.
"SPBU Pertamina sebaiknya juga membuat improvisasi pelayanan yang berbasis gen Z. Ini sangat penting sebab segmentasi pengguna SPBU dari kalangan gen Z sangat signifikan," ucapnya.
Ia bahkan mengusulkan agar SPBU memiliki area yang instagramable bagi anak muda, terutama di lokasi dengan pemandangan menarik atau area luas.
"Inovasi ini akan memberikan image positif pada SPBU Pertamina. Bahkan mampu untuk membangun kepercayaan publik pada SPBU Pertamina," imbuh Tulus.