Fokus Struktur, Mahasiswa Sapta Mandiri Raih Juara I Kompetisi Balsa Bridge

admin.aiotrade 24 Okt 2025 4 menit 16x dilihat
Fokus Struktur, Mahasiswa Sapta Mandiri Raih Juara I Kompetisi Balsa Bridge
Fokus Struktur, Mahasiswa Sapta Mandiri Raih Juara I Kompetisi Balsa Bridge

Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Sapta Mandiri Raih Juara Harapan 1 dalam Kompetisi Jembatan Balsa Nasional

Tiga mahasiswa program studi Teknik Sipil, Universitas Sapta Mandiri, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil menyelesaikan pembuatan jembatan balsa hanya dalam hitungan hari. Karya mereka diikutkan dalam ajang Nasional Balsa Bridge Civil Competition yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sipil Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Albanjari Banjarmasin.

Dengan hasil yang mereka capai selama tiga hari, melalui perhitungan struktur menggunakan kayu balsa serta memperhatikan berat dan kekuatan jembatan, jembatan balsa mereka berhasil membawa pulang piala harapan 1. Tim yang terlibat dalam kompetisi ini adalah Dwi Sri Rezeki, M Iqbal, dan Maulana, serta didukung oleh dosen pembimbing, Zelby Rahayu.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dwi menceritakan bahwa setelah mengetahui adanya lomba tersebut dan menentukan deadline pengerjaan jembatan, tim segera dibentuk dan mulai merancang desain serta struktur miniatur jembatan yang akan ditampilkan.

"Kami bersyukur, ini ajang perdana yang kami ikuti dan mendapat juara harapan 1," ujar Dwi pada Jumat (25/10/2025). Awalnya, kata Dwi, timnya ingin membuat miniatur jembatan dengan mengikuti desain Jembatan Paringin, namun karena keterbatasan, akhirnya dibuat sedikit berbeda.

Ajang perlombaan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi dirinya. Selain itu, ke depannya tidak menutup kemungkinan untuk kembali berpartisipasi. Bahkan, ini juga membuka peluang bagi adik tingkat yang belum pernah ikut kompetisi.

Peran Dosen Pembimbing dalam Suksesnya Karya Mahasiswa

Sementara itu, dosen pembimbing mereka, Zelby Rahayu, menyampaikan bahwa kompetisi tersebut menjadi bukti nyata dari kontribusi, semangat, dan kreativitas yang dimiliki oleh mahasiswa Teknik Sipil Universitas Sapta Mandiri. Menurutnya, dukungan penuh dari institusi tercermin dalam partisipasi aktif mahasiswa saat kompetisi tersebut.

Sehingga pihaknya pun berharap agar mahasiswa terinspirasi dan mampu memperluas jaringan serta meningkatkan ilmu dan wawasan untuk menghadapi pembangunan di masa depan. "Ini juga menjadi langkah awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi dan mengharumkan nama baik Universitas Sapta Mandiri," ungkapnya.

Zelby juga berharap prestasi tersebut dapat memotivasi civitas akademi untuk terus berpartisipasi dan berkontribusi positif pada bidang teknik sipil, serta memperkuat reputasi universitas pada kancah nasional.

Proses Pembuatan Jembatan Balsa

Proses pembuatan jembatan balsa melibatkan beberapa tahapan penting. Pertama, tim melakukan perencanaan dan desain struktur jembatan. Setelah itu, mereka memilih bahan kayu balsa yang sesuai dengan kebutuhan struktur. Kayu balsa dipilih karena memiliki sifat ringan tetapi kuat, sehingga cocok digunakan sebagai bahan pembuatan jembatan miniatur.

Selanjutnya, tim melakukan perhitungan matematis untuk menentukan kekuatan dan stabilitas jembatan. Hal ini dilakukan agar jembatan dapat menahan beban tertentu tanpa mengalami keruntuhan. Setelah proses perhitungan selesai, tim mulai membangun jembatan secara fisik.

Pada akhirnya, jembatan balsa yang telah selesai dibuat diuji ketahanannya. Hasilnya cukup memuaskan, sehingga jembatan tersebut berhasil meraih juara harapan 1 dalam kompetisi tersebut.

Pengalaman Berharga bagi Mahasiswa

Bagi para mahasiswa, kompetisi ini menjadi pengalaman berharga yang tidak bisa tergantikan. Mereka belajar banyak tentang manajemen waktu, kerja sama tim, serta cara menghadapi tantangan dalam pembuatan proyek teknik sipil. Selain itu, mereka juga belajar bagaimana menghadapi tekanan dan menyelesaikan masalah dalam kondisi yang terbatas.

Kompetisi ini juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertemu dengan mahasiswa lain dari berbagai universitas di Indonesia. Hal ini memperluas jaringan dan memperkaya wawasan mereka tentang dunia teknik sipil.

Tantangan dan Solusi dalam Pembuatan Jembatan

Salah satu tantangan utama dalam pembuatan jembatan balsa adalah keterbatasan bahan dan waktu. Tim harus bekerja cepat dan efisien agar dapat menyelesaikan proyek dalam tiga hari. Untuk mengatasi hal ini, mereka membuat desain yang sederhana tetapi tetap mempertimbangkan kekuatan dan stabilitas jembatan.

Selain itu, mereka juga memperhatikan detail-detail kecil seperti penempatan balok dan penggunaan perekat yang tepat. Hal ini sangat penting untuk memastikan jembatan tetap kokoh meskipun terbuat dari bahan yang relatif ringan.

Kesimpulan

Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Sipil Universitas Sapta Mandiri memiliki potensi besar dalam bidang teknik sipil. Prestasi mereka dalam kompetisi jembatan balsa menunjukkan kemampuan mereka dalam merancang dan membangun struktur yang kokoh dan efisien.


Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan