Forsa II PD Prima DMI, Wadah Kreativitas dan Dakwah Pemuda Masjid Tasikmalaya

admin.aiotrade 25 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Forsa II PD Prima DMI, Wadah Kreativitas dan Dakwah Pemuda Masjid Tasikmalaya
Forsa II PD Prima DMI, Wadah Kreativitas dan Dakwah Pemuda Masjid Tasikmalaya

Festival Olahraga dan Seni Islami (FORSA) II Berlangsung di Kota Tasikmalaya

Festival Olahraga dan Seni Islami (FORSA) II yang diselenggarakan oleh PD PRIMA Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tasikmalaya, menjadi ajang yang sangat dinantikan oleh para remaja masjid, pelajar, dan santri. Acara ini berlangsung di Gedung Creative Center (GCC), Jumat (24/10/2025). Dengan semangat kompetitif yang sehat dan kreativitas yang tinggi, FORSA II tidak hanya menjadi wadah untuk menampilkan bakat, tetapi juga sebagai bentuk pembentukan karakter generasi muda yang tangguh.

Peran Pemerintah Daerah dalam Mendukung FORSA II

Mewakili Wali Kota Tasikmalaya, Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan, R. Riza Setiawan, secara resmi membuka kegiatan FORSA II. Ia menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan acara yang dianggap mampu menjadi ruang kreatif dan edukatif bagi generasi muda. Menurutnya, FORSA II bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi antar remaja masjid, pelajar, dan santri se-Kota Tasikmalaya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Ini adalah wajah Islam yang ramah, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Dakwah tidak selalu harus di atas mimbar, tetapi juga bisa lewat karya, olahraga, seni, dan semangat kolaborasi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa FORSA II merupakan bentuk nyata dalam membangun generasi muda yang kuat secara jasmani dan tangguh secara spiritual. Selain itu, ia juga mengapresiasi DMI Kota Tasikmalaya yang terus membimbing remaja agar aktif menjaga syiar Islam di kota Tasikmalaya.

Antusiasme dari Istri Wakil Wali Kota

Sementara itu, istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rani Permayani, turut hadir dalam acara tersebut. Ia merasa bangga melihat antusiasme para peserta yang ikut serta dalam lomba-lomba yang diselenggarakan. Ia menilai bahwa kegiatan FORSA II sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia, berdaya saing, serta mampu menyalurkan potensi diri melalui kegiatan yang bermanfaat.

“Insyaallah dari kegiatan ini akan lahir generasi yang berprestasi, santun, dan berkontribusi bagi kemajuan Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran DMI Kota Tasikmalaya beserta PRIMA DMI yang konsisten dalam membina remaja masjid agar tetap aktif dan produktif dalam berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial. Ia berharap, FORSA II dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang lebih besar lagi di masa mendatang.

Penjelasan dari Ketua PD PRIMA DMI

Encep Iik Muzakir, Ketua PD PRIMA DMI Kota Tasikmalaya, menjelaskan bahwa FORSA II merupakan agenda tahunan yang menjadi salah satu program kerja unggulan PRIMA DMI. Acara ini diisi dengan berbagai lomba seperti hadroh, tahfidz, melukis, mewarnai, hingga turnamen e-sport Mobile Legend, yang digelar dengan semangat sportivitas dan akhlakul karimah.

“Tahun ini ada 325 peserta yang mengikuti berbagai cabang lomba. Mereka berasal dari remaja masjid, sekolah, dan pondok pesantren di seluruh wilayah Tasikmalaya,” kata Encep.

Tujuan utama dari kegiatan ini, lanjut dia, bukan sekadar mencari juara, tetapi juga untuk membangun jiwa kompetitif yang sehat, menjalin ukhuwah Islamiyah, serta semangat untuk terus berinovasi dalam dakwah dan pengembangan diri.

Melalui FORSA II, pihaknya berharap tumbuh generasi muda yang mencintai masjid, ilmu, dan bangsa. Dengan begitu, remaja masjid dapat tampil percaya diri, kreatif, dan menjadi agen perubahan positif di lingkungannya.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan