Forum ICH 2025: Wayang Jadi Fondasi Budaya Inklusif

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Forum ICH 2025: Wayang Jadi Fondasi Budaya Inklusif
Forum ICH 2025: Wayang Jadi Fondasi Budaya Inklusif

Peringatan Hari Wayang Nasional ke-5: Membangun Budaya yang Inklusif dan Berkelanjutan

Hari Wayang Nasional ke-5 tahun ini menjadi momen penting dalam upaya memperkuat peran wayang sebagai warisan budaya tak benda (ICH) yang memiliki makna mendalam bagi bangsa Indonesia. Acara ini juga menjadi ajang strategis untuk merumuskan arah baru dalam pengembangan budaya nasional, sekaligus mengingatkan akan pentingnya kontribusi wayang terhadap peradaban global.

Wayang Indonesia resmi diakui oleh UNESCO pada 7 November 2003 sebagai "Masterpiece of the Oral and Intangible Cultural Heritage of Humanity". Pengakuan ini menempatkan wayang sebagai bagian dari warisan dunia yang memiliki nilai historis, filosofis, dan spiritual yang luar biasa. Ketua Umum Senawangi Marsdya (Purn) FH Bambang Soelistyo menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk mendorong inovasi dan kreativitas generasi muda dalam menjaga keberlanjutan wayang sebagai ekosistem budaya yang tangguh dan inklusif.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dalam acara tersebut, berbagai perspektif seni, kebijakan publik, diplomasi budaya, hingga penguatan identitas kebangsaan diangkat sebagai tema utama. Bambang menyatakan bahwa melalui atraksi, diskusi, dan ekskursi, forum ini memberikan ruang bagi para pemangku kepentingan untuk saling berbagi pandangan dan membangun kolaborasi yang lebih kuat.

Strategi Pemajuan Kebudayaan oleh Pemerintah Daerah

Pada sesi pembuka, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Lampung memaparkan strategi mereka dalam memajukan kebudayaan. Mereka menekankan pentingnya regulasi, pembinaan, serta partisipasi perempuan dan pemuda dalam menjaga keberlanjutan seni tradisi seperti wayang. Menurut Bambang, upaya penyelamatan, pengembangan, dan pemanfaatan kesenian menjadi pondasi agar tradisi tetap hidup di tengah masyarakat.

Selain itu, forum internasional ini juga membahas aspek-aspek global dalam konteks wayang. Delegasi dari Rusia dan Singapura hadir dalam sesi diskusi, membahas paradigma timur dalam wayang yang menekankan harmoni alam, ekologi, dan perdamaian. Narasi memayu hayu bawana, yaitu filosofi menjaga keseimbangan dunia, dianggap sebagai pilar penting dalam diplomasi budaya Indonesia.

Bambang juga menyampaikan bahwa sesi ini membahas interaksi antara spiritualitas ketuhanan dan rasionalitas modern dalam filsafat wayang. Hal ini menunjukkan bahwa wayang tidak hanya sekadar seni pertunjukan, tetapi juga memiliki nilai-nilai filosofis yang relevan dengan perkembangan zaman.

Peran Wayang dalam Diplomasi Budaya Internasional

Senawangi memanfaatkan forum ini untuk memperkuat konsolidasi visi, termasuk dorongan agar wayang diposisikan sebagai paradigma global dalam hubungan internasional. Organisasi ini menekankan pentingnya mengedepankan rasa kemanusiaan dalam diplomasi, sehingga bisa menjadi jembatan antar keberagaman budaya negara-negara lain.

Selain diskusi, forum ini juga menampilkan atraksi pertunjukan dari Indonesia dan Singapura. Salah satu yang mencuri perhatian adalah pertunjukan Wayang Urban oleh Ki Nanang HP dan pertunjukan wayang kulit oleh dalang milenial Herjuno Pramariza Ferdhianzah. Interaksi lintas negara semakin menegaskan peran wayang sebagai jembatan antarbudaya.

Keberlanjutan dan Keterlibatan Generasi Muda

Peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan wayang menjadi fokus utama dalam forum ini. Bambang menekankan bahwa kreativitas dan keberanian generasi pewaris sangat penting dalam memperkenalkan wayang kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan pendekatan inovatif dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, wayang dapat tetap relevan di tengah dinamika budaya modern.

Dengan adanya forum ini, diharapkan semangat untuk melestarikan dan mengembangkan wayang tidak hanya menjadi tugas para dalang dan seniman, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia. Melalui kolaborasi lintas sektor dan komunitas, wayang dapat terus berkembang sebagai simbol kekayaan budaya bangsa yang memiliki nilai universal.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan