
Demo Mahasiswa Peringati Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Puluhan mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi demo di Jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025). Aksi ini digelar sebagai bentuk peringatan terhadap satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mereka menilai pemerintahan yang telah berjalan selama setahun ini dinilai gagal dalam berbagai aspek.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Demo ini diikuti oleh mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, termasuk BEM UI. Mereka menuntut pemerintah untuk segera menghentikan tindakan kriminalisasi terhadap para demonstran yang terlibat dalam kerusuhan beberapa waktu lalu. Mahasiswa juga meminta agar semua orang yang ditahan karena aksi unjuk rasa tersebut segera dibebaskan.
Selain itu, mahasiswa menuntut pemerintah untuk mencabut komando teritorial TNI dan melakukan reformasi menyeluruh di lingkungan Polri. Mereka menilai bahwa sistem keamanan dan penegakan hukum saat ini masih belum mampu menjaga keadilan dan hak asasi manusia.
Tuntutan lain yang disampaikan adalah mewujudkan sistem ekonomi yang progresif dan pro-rakyat serta mendorong demokrasi sejati yang sesuai dengan prinsip kedaulatan rakyat. Mahasiswa menilai bahwa pemerintahan saat ini belum mampu memberikan solusi nyata terhadap isu-isu ekonomi yang semakin mengkhawatirkan.
Penolakan Terhadap Proyek Strategis Nasional dan Program Makan Bergizi Gratis
BEM UI turut menyampaikan beberapa tuntutan terkait kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat. Salah satunya adalah evaluasi terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai tidak memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Mereka menilai bahwa beberapa proyek yang dijalankan oleh pemerintah tidak berjalan secara transparan dan tidak memperhatikan kepentingan rakyat.
Selain itu, BEM UI juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum efektif dalam menangani masalah gizi masyarakat. Mereka menuntut agar Badan Gizi Nasional (BGN) diisi oleh orang-orang yang memiliki keahlian di bidang gizi dan pangan. Hal ini dilakukan agar kebijakan yang diambil dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat luas.
Kritik terhadap Kebijakan Pemerintah
Mahasiswa yang terlibat dalam aksi demo ini menilai bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran belum mampu membuktikan bahwa mereka mampu menjalankan pemerintahan yang berpihak pada rakyat. Mereka menilai bahwa banyak kebijakan yang diambil oleh pemerintah tidak sesuai dengan harapan masyarakat.
Aksi demo ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi mereka terhadap pemerintah. Mereka menegaskan bahwa peran mahasiswa sebagai agen perubahan harus tetap aktif dalam menyuarakan keadilan dan kebenaran.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Dalam aksi demo ini, mahasiswa menunjukkan bahwa mereka tidak hanya ingin mengecam pemerintahan saat ini, tetapi juga memberikan saran dan masukan untuk masa depan yang lebih baik. Mereka berharap pemerintah bisa lebih responsif terhadap keluhan masyarakat dan menjalankan kebijakan yang benar-benar berpihak pada rakyat.
Demo ini menjadi bukti bahwa mahasiswa masih aktif dalam menyuarakan aspirasi mereka. Mereka percaya bahwa dengan partisipasi aktif dalam proses demokrasi, mereka bisa membantu membangun negara yang lebih adil dan makmur.